Akuntabilitas

Anggaran Fantastis Gubernur Lamis

Ilustrasi

Salah satunya ialah anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dengan bilangan fantastis. Tak tanggung-tanggung, dana untuk TGUPP berjumlah Rp28,5 miliar, atau melonjak 12 kali lipat dari sebelumnya Rp2,35 miliar. Dana jumbo itu ialah konsekuensi dari penambahan personel TGUPP yang tadinya cuma 15 orang menjadi 73 orang.

APBD DKI Tahun 2018, Membandingkan Era Ahok dan Anies

Ilustrasi

Selain kunker, pos lain yg juga sering diprotes adalah dana reses. Sebab, waktu reses yg kononnya digunakan untuk bertemu konstituen, selama ini sangat tidak jelas bagaimana mekanismenya. Pernah seumur hidup melihat anggota dewan menjumpai anda? Saya belum, bahkan kabar berkunjung pun belum dengar. Jadi, apa itu reses? Padahal tahun ini, anggaran melonjak 200% dari awalnya 34 M menjadi 64 M. Akan ke mana dananya lari?

Dana Kunker DPRD DKI Naik Gara-Gara Djarot?

Ilustrasi

Betul ada pergub baru, tapi itu tentang apa? Kenaikan tunjangan yg dibicarakan di sana adalah 7 jenis tunjangan rutin bulanan. Antara lain tunjangan transportasi dan rapat. Besarnya memang menggiurkan, tapi perlu diingat, tunjangan bulanan seperti ini tidak berhubungan dengan perjalanan dinas. Tentu pos dananya juga berbeda, bukan dari dana kunker.

Penuturan Aiman, Jurnalis Kompas TV Tentang Kejanggalan APBD DKI

Ilustrasi

Wawancara berujung sanksi

Mengapa saya tidak menghentikan serta merta kala itu? Saya menganggap ada hak publik untuk tahu soal kongkalikong anggaran Pemprov DKI dan DPRD DKI Jakarta. Dan saat itu, Gubernur Ahok berjanji akan mengupas semua kebobrokan pembahasan yang diketahuinya.

Gimana Mau Move On

Ilustrasi

Mungkin horang kayah emang gitu ya...apa lagi kalau bukan keluar dari kantong sendiri, selera tinggi, ya mengalir enteng deh Rp.620 juta rupiah untuk sepetak kolam kecil demi menyejukkan pemandangan di depan mata orang-orang yang lupa bahwa mereka digaji rakyat untuk melayani rakyat, bukan bertahta a la Yudistira dan Arjuna (sik sik sik...dalange sopo?) zaman now.

Pelajari Sistem Pemerintahan Daerah, Agar Kau Cerdas Berdebat

Ilustrasi

1. Memahami data makro daerah (misal angka terkait pendidikan, kesehatan, ekonomi, dsb), dan bagaimana pergerakan angka tersebu dari waktu ke waktu.

2. Proses perencanaan pembangunan daerah, bagaimana Musrenbang dilakukan, bagaimana prioritas dibuat, dan apakah perencanaan berkorelasi dengan proyeksi pertumbuhan IPM, apakah perencanaan sudah sesuai dengan kaidah yang benar atau hanya asal.

Pages