Aksi

Tentang Aksi 22 Mei

ilustrasi
Juga jangan aneh jika pekik-pekik takbir dipolitisir dan disalah-fungsikan bersamaan dengan pekik-pekik caci-mami terhadap TNI dan Polri. Sebetulnya apa yang terjadi belum seberapa. Sebab aksi 22 Mei tersebut tidak dikomandoi langsung oleh para tokohnya: Habib Rizieq Shihab, Al-Khattath, KH. Abdullah Gymnastiar, Sobri Lubis, Haikal Hasan, Neno Warisman dan tokoh lain sejenisnya.

Kaum Terdidik Dukung Yang Berpengalaman

ilustrasi

Bukan hanya Alumni UI yang hadir tapi juga berbagai alumni perguruan tinggi maupun organisasi masyarakat. Deklarasi ini jadi sebuah simbol kaum terdidik dibarisan Jokowi. Deklarasi ini semoga akan menjadi awal yang membawa pengaruh besar untuk membangkitkan semangat dan mendorong gerakan-gerakan serupa.

Reuni 212, Gerakan Politik Kekuasaan

Ilustrasi

Bawaslu hendaknya proaktif melakukan penyelidikan adanya politik uang yang digelontorkan oleh kubu capres yang sangat diuntungkan dengan adanya kegiatan politik berbau kampanye yang berbalut agama ini. Sementara PPATK bisa melacak lalu lintas aliran dana, penyandang dana dan penerima aliran dana untuk kegiatan tersebut.

Saat Kalimat Tauhid Hanya Kedok

Ilustrasi

Karena ambisi politik bakul obatpun di ulamakan
Karena ambisi politik tokoh negarawan hilang kenegarawanannya.

"Para preman itu akan menjadi gelandangan politik selamanya".
Yang berkata demikian jasadnya sudah terkubur dalam bumi, tapi kalian yang masih hidup di atas bumi justru memperjelas ucapan sang guru bangsa, bahwa negeri ini banyak premannya.

Jokowi Dan Aksi Free Style

Ilustrasi

Golongan kedua adalah golongan yang heboh dan menghujat Jokowi karena merasa tertipu sebab Jokowi pakai stuntman. Golongan ini juga baik, sebab mereka dengan senang hati mau menunjukkan kebodohannya sendiri. Golongan ini adalah golongan yang sangat berharap negaranya dipimpin oleh Stefan Everts, Danny MacAskill, atau Tony Hawk.

Pages