ahok

Jarum Ditumpukan Jerami

Ilustrasi

Merenungkan seorang Ahok seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Fanatisme ? Tidak. Lihatlah di sekeliling. Setiap hari, ya setiap hari kita disodori berita kepala daerah yang tertangkap tangan sebagai terduga dan tersangka koruptor. Kita bahkan susah menemukan pemimpin dengan integritas setara Ahok. Yang ada cuma tukang ngeles dan juara bohong.

Jadi kita sekadar bicara fakta.

Jangan Percayakan Surat Al Maidah Ke Alumni 212

Ilustrasi

Karena pemaksaan opini mereka itu dipropagandakan secara gencar hanya pada masa pilgub DKI, bisa disimpulkan bahwa propaganda itu ditujukan untuk menyingkirkan Ahok belaka, bukan untuk bela islam secara murni. Ini adalah fakta yang diperkuat alasan lain yaitu ayat al-maidah yang lain yaitu ayat ke 8 yang secara tegas mengajarkan keadilan nampak jelas tidak dijadikan petunjuk.

Menanti Bebasnya Sang Petarung Politik Ahok

Ilustrasi

Pengajuan PK Ahok juga seolah membuka kesadaran baru publik mengenai pertanyaan yang mengganjal di pikirannya selama ini, mengapa Ahok dahulu harus mencabut upaya hukum bandingnya. Karena pencabutan banding merupakan strategi hukum Ahok dan pengacaranya. Jika saat itu Ahok tetap melanjutkan banding, maka Ahok hanya bisa mendapatkan dua kemungkinan: yakni, hukuman dua tahun penjara Ahok bisa dikurangi namun juga bisa ditambah.

Kemana Yang Cerewet Jaman Ahok?

Ilustrasi

 

Sebagai catatan penting, kritik para aktivis urban ini tentang rusunawa juga memiliki kemiripan bunyi kampanye Anies-Sandi tentang hak memiliki rumah di Jakarta dengan menekankan pada rumah tapak dengan dasar bahwa sebenarnya banyak tanah milik pemerintah provinsi di dalam kota yang bisa digunakan untuk membangun rumah bagi orang miskin.

Yang Sejati dan Pencitraan

Ilustrasi

Watak pemimpin sejati sebagaimana Ahok dan Jokowi sebenarnya bisa ditiru, tetapi bagi yang sudah rusak jiwanya sungguh akan sulit menirunya. Ia tak kan memperoleh kebaikan apapun selain tatapan-tatapan mata kosong dari orang-orang yang putus asa karena muak dengan janji-janji palsunya. Kelak orang-orang yang berjiwa kotor seperti ini akan dihukum oleh rasa penyesalannya sendiri, dan seluruh harta benda maupun riwayat pangkat dan kedudukannya akan menghantui dirinya.

Pages