ahok

"Tamparan Pedas" Iyyas Subiakto Pada Amien Rais

Ilustrasi

Saya pernah menerawang, bapak dan Pak Jokowi dua pendekar dari Solo yang telah mengguncang Indonesia dengan kiprah politik nan cantik, sayang bapak begitu syirik kepada Pak Jokowi, nazar jalan kaki dari Solo ke Monas yang tidak bapak lakukan, menjadi hempasan moral pertama buat bapak, karena kemenangan Jokowi adalah kemenangan rakyat yang berdaulat bukan dibuat-buat, begitu bapak salah hitung We and You is End.

Kekuatan Mengampuni dan Kebesaran Hati Seorang Minoritas

Kerelaan melepas keinginan membela dirinya yang memang tidak ingin menista agama, inilah yang justru melahirkan kekuatan untuk menerima dan akan menjalani hukuman ini sampai selesai. Dengan inilah, walau pasti sedih, hati dan pikirannya menjadi kuat untuk menjalani hari-hari di balik jeruji penjara.

Antara yang Menerima Vonis Penjara dan yang Kabur

 

Ketika saya menanggapi rekonsiliasi nasional yang didengungkan oleh wan Anies, tiba2 ada yang komen, gantung aja Ahok. Orang yang suka berargumen pakai dalil Islam, kok seperti itu komennya. Belajar Islam dari mana, sampai bisa hatinya sekeras batu, kejam tak berperikemanusiaan seperti itu?

Lilin yang Meleleh

 

"Saya khawatir banyak pihak yang akan menunggangi jika para relawan berunjuk rasa, apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita.

"Mari kita tunjukkan bahwa Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa. Kita tunjukkan bahwa kita orang yang beriman kepada Tuhan Yang Masa Esa pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia."

Di Bawah Bayang-Bayang Ahok

Ilustrasi

Belum lagi pengamatan kritis dari para pendukung Ahok. Apapun yang dilakukan Anies pasti discrutinized habis2an. Sangkaan korupsi akan menghantui setiap geraknya. Berbagai macam tuduhan siap menerkam dalam setiap pengambilan keputusannya. Bila sampai ada standard yang menurun dari masa2 Ahok, siap2lah mendapat bullyan bertubi2. Bahkan tidak menutup kemungkinan munculnya hoax untuk mendiskreditkan pencapaian Anies.

No Move On, No Reconsiliation

Ilustrasi

Hukuman penjara dua tahun justru hanya jadi penanda : 1) matinya keadilan, de facto maupun de jure, serta 2) seperti diucapkan Ahok sendiri kepada sahabat terbaiknya, Djarot : untuk memberikan pencerahan kepada warganya.

Di negeri yang sakit ini, cap terhukum sudah tak ada artinya. Tapi kebenaran moral yang harus dikejar dan dipertahankan habis-habisan.

Sumatera Barat Dikuasai Monster Sapi

 

Sampai suatu ketika ada pendekar perempuan dari seberang datang ke tempat lahirnya para pendekar besar yang terlupakan itu.

Perempuan itu berdiri di kegelapan malam. Tangannya menggenggam lilin yang menyala. Wajahnya tampak kaku, mungkin sedih. Angin bergerak lamban, meriakkan air kolam di dekatnya. Ia berdiri dengan teguh.

Pages