ahok

No Move On, No Reconsiliation

Ilustrasi

Hukuman penjara dua tahun justru hanya jadi penanda : 1) matinya keadilan, de facto maupun de jure, serta 2) seperti diucapkan Ahok sendiri kepada sahabat terbaiknya, Djarot : untuk memberikan pencerahan kepada warganya.

Di negeri yang sakit ini, cap terhukum sudah tak ada artinya. Tapi kebenaran moral yang harus dikejar dan dipertahankan habis-habisan.

Sumatera Barat Dikuasai Monster Sapi

 

Sampai suatu ketika ada pendekar perempuan dari seberang datang ke tempat lahirnya para pendekar besar yang terlupakan itu.

Perempuan itu berdiri di kegelapan malam. Tangannya menggenggam lilin yang menyala. Wajahnya tampak kaku, mungkin sedih. Angin bergerak lamban, meriakkan air kolam di dekatnya. Ia berdiri dengan teguh.

Patriot vs Pembangkang

 

Perlu diketahui, konstitusi juga disarikan dari nilai-nilai dalam kitab-kitab suci yang dianut warga indonesia, adat istiadat, norma, dan tata cara bermasyarakat..

semua peraturan yang berlaku di indonesia, dari peraturan RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan hingga keputusan Gubernur, Menteri, Presiden dan Undang-Undang, secara hirarkis tidak boleh bertentangan dengan Konstitusi kita, Undang-Undang Dasar 45..

Jokowi dan Kasus Ahok

 

Banyak hal-hal yang bisa dilakukan untuk menyadarkan orang tentang keadilan, keberagaman dan keberanian. Butuh kreativitas bukan Otot.

Kreativitas membuat orang-orang baik yang selama ini diam berani keluar rumah dan menyuarakan suaranya. Tapi jika otot yang dikedepankan, orang-orang baik akan berdiam diri dirumah dan mengunci rapat-rapat pintu rumahnya. Revolusi bunga, Seribu lilin dan Balon adalah contoh perlawanan dalam wujud kreativitas

Teka Teki Keberadaan Rizieq Shihab dan Mentalitas Pecundang

Ilustrasi

Polri juga dilapori berbagai kasus lain seperti pelecehan Pancasila, pelecehan Kapolri, ucapan sunda, tuduhan logo PKI dan beragam kasus lain. Maka dari itu, setelah banyak pihak tidak nyaman dengan perilaku Rizieq masyarakat mendesak Polri menyelesaikan beragam kasus tersebut. Rupanya Rizieq tidak langsung pulang dari umroh. Dia turun di Kuala Lumpur Malaysia kemarin Rabu (10/5). Hal ini dilandaskan pada foto yang direlease sebuah Fanspage. Nampak Rizieq didampingi masyarakat Malaysia.

Semua Karena Ahok

 

Semua itu tak lepas dari satu nama; AHOK. Ya, karena Ahok lah dua tahun belakangan ini, hampir semua media massa baik televisi, cetak, online, radio, dan medsos begitu gegap gempita mewartakan peristiwa demi peristiwa yang ditimbulkan. 
 Di kantor, beranda rumah, kampus, sekolah, warung makan, taman, tempat arisan, pangkalan ojek, angkot, tempat nongkrong, cafe, pos ronda, hingga masjid, orang membicarakan Ahok. Ada yang mengidolakan, ada yang menentang habis-habisan. Ada yang sepakat, ada yang melaknat. 

Setelah Ahok, Jokowi Target Berikutnya

Meskipun manusia seperti Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rhoma Irama melakukan kampanye atas nama agama. Bahkan tambah bonus fatwa MUI DKI dan kampanye di tempat ibadah. Kegagalan menghambat laju Jokowi-Ahok ini membuat kalangan Islam radikal makin kesetanan – ditambah dengan keterlibatan para koruptor campur tangan dalam gerakan. Gayung bersambut di 2014 ketika Gubernur DKI Jakarta menjadi kontender terdepan sebagai capres.

Pages