agama

Memenjarakan Pengkritik Islam, Ajaran Darimana Itu?

Suatu hari, ada sekelompok Yahudi mendatangi Nabi SAW. Saat itu Aisyah kebetulan sedang berada di rumah menemani beliau. Para Yahudi itu berkata kepada Nabi SAW, “al-saam ‘alaik,”--“Mampuslah kau, wahai Muhammad.” Kurang lebih begitu terjemahannya. Mendengar sumpah serapah ini, Aisyah sebagai istri Nabi tentu geram dan membalas ujaran mereka dengan setimpal. Asiyah membalasnya, “Al-saam ‘alaikum, wa la’anakumullah wa ghadhiba ‘alaikum.” “Celaka kalian, umat Yahudi.

Bibit Radikal dan Toleransi Sudah Ada Sejak Dulu

Pahamilah sayang, kamu sekarang sedang di negara dimana ada sekumpulan manusia2 pemegang kunci syurga saat melakukan ibadah haji berteriak "2019 ganti Presiden..", Mengertilah sayang, saat ini kamu sedang tinggal di negara dimana ada parade anak2 menggunakan jubah hitam memegang replika senjata diberi bantuan 25 juta oleh menteri pendidikannya.

Meluruskan Nabi Muhammad 'Sesat' Ala Penafsiran Ustad Evie Effendi

Nggak usah saya kutipkan teks aslinya lah ya. Silakan cek di Tafsir Marah Labid juz 2 halaman 451;

"Wa wajadaka dhoollan fa hadaa. Maksudnya; Kutemukan engkau (Muhammad) dalam keadaan tidak punya pegangan syariat, maka kemudian kami beri petunjuk dengan diwahyukannya syariat kepadamu.

Tidak Biasa Berbeda

Susah rasanya untuk menerima kenyataan bahwa dalam hukum-hukum fiqih ternyata para ulama banyak berbeda. Apalagi ketika tahu bahwa perbedaan ini bukan semata beda selera, tetapi justru karena sejak awal sudsh ada perbedaan dalam ayat dan hadits. Pahit sekali rasanya mendapatkan kebenaran uang ternyata tak seindah yang selama ini kita dininabobokan.

Pages