agama

Para Manipulator Agama

ilustrasi

Kini kita melihat dan merasakan sebuah "Copy Paste" yang dilakukan oleh para Manipulator Agama. Setelah "Tanah Yang Dijanjikan" dalam doktrin Yahudi, kini dengan tema "Khilafah Yang Dijanjikan" dalam Islam. Kalau Zionist hanya dalam skala satu wilayah negara, konsep Khilafah justru dalam skala trans nasional atau tanpa batas wilayah negara. Itulah kenapa gerakan semacam ISIS dan HTI bisa menjadikan wilayah dimana saja sebagai episentrum gerakan.

Jangan Permalukan Agamamu

Berita-berita di bawah ini sebenarnya cukup memilukan. Sebagai seorang muslim, sedih rasanya jika ritual ibadah menjadi media penyebaran covid-19. Ada yang tertular saat shalat berjama'ah, ada yang tertular karena ikut ijtima di Gowa dan kemudian menulari saudara, ada juga yang sudah positif covid-19, tapi nekat shalat tarawih. Pembaca bisa membuka link-link berita berikut:

Pendidikan dan Agama

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, saya akan menyampaikan sebuah data kecil, yang barangkali bisa sedikit menjawab sekian kecil persen dari pertanyaan-pertanyaan di atas.

Berikut daftar ranking 100 SMA terbaik berdasarkan hasil rata-rata nilai Ujian Nasional (UN): 

1. SMA Negeri Unggulan Mohammad Husni Thamrin, Provinsi DKI Jakarta, jumlah rata-rata NEM : 91,68

Beragama Melampaui Formalisme dan Substansialisme

Sementara itu, kaum substansialis menganggap agama bukan segalanya. Bagi mereka, spiritualitas jauh lebih utama. Dan memang ini adalah cirinya: mereka suka membedakan antara agama dan spiritualitas, seolah yang terakhir lebih murni daripada yang pertama. Sudah tentu mereka melihat ritual, syariat, liturgi, kanon, dan berbagai teks ajaran agama lainnya sebelah mata. Dalam keseharian mereka sering disebut sekuler, pluralis, atau liberal. 

Fundamentalisme

ilustrasi

Ada sebuah kekuatan besar, dugaan saya, yang hendak membasmi fundamentalisme. Jokowi dan NU bergerak cepat dengan mengusung Islam Nusantara. Tugas mereka selama 5 tahun ke depan adalah menghidupkan konsep tersebut untuk dihirup mayoritas muslim negeri ini. Masalahnya, itu cuma NU. Bagaimana dengan Muhammadiyah dan berbagai sekte lain?

Pages