agama

Pilihlah Ulama Yang Lurus, Yang Tidak Bermain-main Dengan Ayat Suci Al Qur'an

"Kita masuk pd jaman dimana fitnah dianggap sbg kebenaran, dan agama dijadikan alat utk memecah belah ummat", Keluhnya dgn nada sedih. Lihatlah ulah org-orang yg mengaku ulama, tambahnya. Saya lalu bertanya, "Menurutmu ulama manakah yg harus diikuti?" Dia melihatku sambil tertawa, "saya bukan org yg layak dimintai rujukan," katanya. Jawab sj, menurut ilmu yg kau baca dikitab2 itu.

Sombong Berislam Hanya Dengan Kalimat Tauhid? Apakah Mereka Lebih Islami?

Afdhaludz-dzikri fa’lam annahu; laa ilaaha illallaah. Diwiridkan serempak oleh imam dan makmum, ada yang 40 kali, 70 kali, atau 100 kali, kemudian dipungkasi dengan; ‘muhammadur-rasuulullaah’. Demikian lima kali sehari, belum lagi jika ada yang mengamalkan wirid tahlil tambahan.

Kalau demikian, mengapa jarang sekali terlihat simbol-simbol kalimat tauhid di gelaran-gelaran mereka?

Penyembah Atribut Agama

Sudah banyak kejadian seperti ISIS yang membawa kalimat tauhid di benderanya.membuat kerusakan di mana-mana bahkan masjid sendiri di BOM.ulama Sunni, Syekh Mohammad Said Ramadhan al-Buti (84 tahun ) bahkan terbunuh di Masjid Eman di pusat Mazraa, distrik Damaskus oleh orang-orang yang suka memakai atribut kalimat tauhid dan memekikkan kalimah takbir.

Mewaspadai Kelompok Radikal Bersembunyi Atas Nama Agama

Ilustrasi

Jadinya, pantas dicurigai aktor--aktor nya jangan-jangan memang satu paket. Sama kepentingan atau memang bagian operasi memecah belah umat Islam.

Adakah di Indonesia model seperti itu...? Ada, mereka terus bergerak memperkuat diri. Ironisnya simbol-simbol utama Islam dipakai untuk mengelabui dan menutupi kepentingan yang sesungguhnya. Dan banyak yang terkecoh.

Laoudspeaker Masjid Terlalu Keras, Perlukah di Kecilkan?

Bagaimana cara muslim menunjukkan empati terhadap sesama yg lagi sakit? Masak mendoakannya segera sembuh tapi sambil menyiksa perasaannya? Tentu muslim musti paham kalau orang sakit itu butuh kenyamanan. Yang sehat saja butuh kenyamanan apalagi yang sakit. Betul, tidak? Di tivi sudah ada azan. Di radio sdh ada azan. Hape saja bisa dimasukin azan. Ya masak masih kurang. Ga usah terlalu kencang loudspeakernya, lah. Jaman dulu Rasulullah dan sahabat kalau azan juga ga pake loudspeaker.

Toa dan Toleransi Yang Makin Terkikis

Kembali ke perdebatan soal perlu tidaknya toa. Keberadaan toa di mushola/masjid saya rasa tidak untuk diperdebatkan, karena kesannya menyalahkan toa. Padahal toa hanya sekedar atribut, alat bantu bagi muslim untuk mengingatkan sholat jamaah di masjid/mushola. Toh selama ini (sebelum paham radikal bak cendawang di musim hujan) tidak ada masalah.

Bagaimana Hukum Menganggu Orang Lain dengan Pengeras Suara Masjid?

Sebenarnya tadarus atau pemutaran kaset pengajian dengan pengeras suara masjid atau mushalla untuk sejumlah keperluan tersebut boleh saja. Tetapi pemutaran kaset itu atau tadarus Al-Quran dengan durasi panjang misalnya lebih dari satu jam juga tidak baik karena dapat mengganggu orang yang memerlukan kondisi tenang. Pemutaran kaset terlalu lama hanya membuat bising atau polusi suara hingga menggangu aktivitas sebagian masyarakat.

Memenjarakan Pengkritik Islam, Ajaran Darimana Itu?

Suatu hari, ada sekelompok Yahudi mendatangi Nabi SAW. Saat itu Aisyah kebetulan sedang berada di rumah menemani beliau. Para Yahudi itu berkata kepada Nabi SAW, “al-saam ‘alaik,”--“Mampuslah kau, wahai Muhammad.” Kurang lebih begitu terjemahannya. Mendengar sumpah serapah ini, Aisyah sebagai istri Nabi tentu geram dan membalas ujaran mereka dengan setimpal. Asiyah membalasnya, “Al-saam ‘alaikum, wa la’anakumullah wa ghadhiba ‘alaikum.” “Celaka kalian, umat Yahudi.

Pages