Adzan

Ibu Pelaku Kampanye Hitam Di Karawang Jelas Percaya Hoax

ilustrasi

Ibu ini cuman puncak gunung es. Dibawahnya ada keluargaku, sepupu2ku, teman2ku, omku, bulikku, dll. Itu makanya aku membalas dengan radikal. Dulunya aku sante2 saja, kontestasi copras capres itu ya hal rutin biasa. Tapi kerusakan semenjak tahun 2014 sudah terlanjur parah, menggerogoti otak sodara2ku, keluargaku dan teman2ku, seperti gangren, dan embuh... aku nggak terima dan tak tak sudi untuk diam.

Menakar Kadar Keislaman Prabowo Subianto

Ilustrasi

Jadi menurut saya ada kesalahan strategi dari Tim Pemenangan Prabowo. Seharusnya kerukunan keagamaan dari keluarga Prabowo yang indah itu bisa dijadikan potensi untuk bahan kampanye kehidupan toleransi antar umat beragama di Indonesia. Tapi yang terjadi Tim Pemenangan Prabowo justru memposisikan Prabowo seolah lebih islami dibanding lawannya. Dan pendukung- pendukungnya malah dengan super ganas menyerang kadar keislaman Jokowi. Ini pilihan strategi yang konyol.

#SayaBersamaMeiliana. Renungan Ied tentang berkurban.

Ilustrasi

Menurut Anda, mana yang berdasarkan Pasal 156a KUHP “Barangsiapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia”, melakukan tindakan yang perlu diusut secara hukum: ibu saya, Meiliana, atau perusak kelenteng dan vihara?

Statemen Ust Adi Hidayat Soal Imsak Indonesia Salah Kaprah

Ilustrasi

Menurut Imam Ibnu Hajar hadis diatas adalah penjelasan Rasulullah meninggalkan makanan sampai sahur ada jeda 50 ayat bacaan al-Quran, inilah arti Imsak. Sementara dalam penafsiran Salafi hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah baru memulai sahur. Benarkah? Andaikata benar sahur Rasulullah hanya menggunakan beberapa biji kurma dan minum air saja, tentu berbeda dengan orang sahur saat ini, jika memulai di masa itu tentu dikhawatirkan belum habis saat adzan.

Pages