abu sayyaf

Pembebasan 10 WNI, Seskab Tegaskan Tidak Ada Uang Tebusan

REDAKSIINDONESIA-Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengakui proses pembebasan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) Brahma-12 dilakukan sepenuhnya melibatkan pemerintah dan juga tentunya bahwa ada bagian-bagian dari pemerintah, perorangan yang mempunyai networking juga bekerja. Karena itu, Presiden menyampaikan bahwa ini diplomasi total. Namun Seskab membantah adanya pembayaran uang tebusan dalam proses pembebasan kesepuluh WNI dari kelompok milisi di Filipina itu.

Alhamdulillah 10 Sandera di Filipina Bebas

Oleh :Muhammad AS Hikam

Puji syukur kepada Tuhan dan terimakasih kepada semua pihak yg telah berpartisipasi dalam upaya pembebasan para sandera asal Indonesia yg merupakan anak buah kapal (ABK) Brahma 12. Mereka berada dlm tawanan kelompok teroris Abu Sayyaf (AS) dari Filipina Selatan selama sebulan lamanya bersama bbrp sandera dr nefara lain. Saat ini konon masih tersisa 4 sandera asal Indonesia yg belum dibebaskan. Sebagai sesama anak bangsa dan ummat manusia yg solider dg mereka, kita berharap daj berdoa agar mereka juga sefera dibebaskan. Amiin.

Kronologi Sebenarnya Pembebasan Sandera Abu Sayyaf

Oleh : Denny Siregar

10 sandera abu sayyaf berhasil dibebaskan juga akhirnya..

Tapi ada hal yang lucu. Ada perang opini antara dua pihak bahwa yang melakukan negosiasi adalah tim kemanusiaan Surya Paloh. Sedangkan satu lagi mempertahankan bahwa itu berkat usaha keras negosiasi Mayjen pur Kivlan Zen.

Perang opini ini sepertinya adalah kelanjutan pilpres 2014, dimana kita tahu Surya Paloh adalah pendiri Nasdem sekaligus pendujung Jokowi. Sedangkan Kivlan Zen adalah pendukung keras Prabowo.

3 Yang Menarik Dari Abu Sayyaf Pasca Insiden Penyergapan Terhadap Pasukan Elit Filipina

Oleh : Gatot Swandito

Delapan belas tentara Filipina dikabarkan tewas saat menggelar operasi pembebasan sandera di lokasi kelompok Abu Sayyaf. Selain 18 orang yang tewas, 50 pasukan Filipina mengalami luka-luka dalam operasi yang dilancarkan pada Minggu 10 Aprl 2016 kemarin. Dari berbagai sumber disebutkan bahwa posisi pasukan Filipina yang menyerbu berada di bawah pasukan lawannya.

Pages