abu janda

Kau yang Gemar Melaknat

Sudah terlalu banyak orang yang kau dzalimi Maher. Dengan mulut kotormu yang tanpa kontrol. Cobalah minta maaf. Semoga Tuhanmu berkenan menyembuhkanmu. Kepada Pak Jokowi, Kyai Ma'ruf, Ali Mochtar Ngabalin, dan siapa saja yang pernah kau caci maki kelewat batas.

Salam dari orang yang di sampingku, Permadi Arya, orang yang paling sering kau laknat dan tantang bermubahalah. Alhamdulillah masih bisa ngopi-ngopi.

Bedah Statemen Felix Siaw dalam Perspektif Ilmu Mantiq

Ilustrasi

Di video, Felix sedang berargumen dengan model semacam itu. Ia sedang meyakinkan pada publik bahwa hanya Felixlah satu satunya yg representatif berbicara mengenai Turki Utsmani di Indonesia (ingat, dia memakai redaksi "di Indonesia", bukan "dibanding Abu Janda"). Pdhl kita tak tahu kepakaran dia seperti apa dibanding ulama ulama kaliber Indonesia. Saya malah melihat, Felix ini mirip katak dalam tempurung.

Ini Yang Bikin HTI Meradang Pada Abu Janda

Ilustrasi

Tetaplah semangat sahabat, dalam memberikan yang terbaik yang kita bisa untuk menjaga keutuhan berbangsa, bernegara & beragama dinegri tercinta kita ini. Karena tugas kita belum selesai. Sebab sudah terlalu banyak orang yang mengaku pintar tapi termakan & bahkan mengaminkan Ide2 KHILAFAH. Ide semu yang dibawa oleh orang2 yang sebenarnya punya misi & kepentingan lain terhadap negara ini..,

Level Felix Siaw, Eggi Sujana, Al Khathath Memang Narasi Ustadz Abu Janda dan Deny Siregar

Ilustrasi

Dan terjadilah yang awam ini ikut-ikutan ngamuk dengan abu janda ( Permadi Heddy Setya ), ada pula yang mengaku paling berjasa dengan NU, padahal dia sendiri tak paham dengan NU. Seolah NU butuh manusia unyu2 yang baru baper overdosis agama ini, yang levelnya baru debat kusir dengan rekan kerja satu PT. Padahal kalau otaknya mau berfikir waras, justru kita-lah yang butuh NU, bukan NU yang butuh kita.

Membela Abu Janda dan Publik Speaking Yang Bagus

Ilustrasi

Orang yang pandai menulis, ternyata belum tentu pandai berbicara. Begitupun sebaliknya, orang yang pandai berbicara, belum tentu pandai menulis. Kita membutuhkan orang-orang moderat yang pandai menulis, sekaligus pandai berbicara. Sebab dakwah Islam dalam konteks sekarang ini mesti bervariasi dan multi-metode.

Cukup Nasionalisme dan Tangan Tuhan yang Bekerja

 

Pembahasan DS tidak menggigit. Sementara AJ yg terlihat lebih percaya diri, seperti kurang menguasai materi saat mengemukakan masalah bendera Rasulullah. Selain argumennya mudah dipatahkan oleh Felix, keterangan Prof. Mahfud MD pun mendukung argumen Felix. Disini Felix seolah bisa menyombongkan diri dengan keilmuannya. Tapi beberapa detik kemudian, Prof Mahfud justru menghantam secara lugas statmen Felix tentang negara khilafah.

Antara Abu Janda, Felix Siauw dan Mahfud MD di ILC "212 Perlukah Reuni? "

Ilustrasi
Sampailah sahabat saya Banser Abu Janda menyampaikan argumentasinya. Awalnya saya semangat mendengarkannya. Dia berusa menskakmat koh Felix bahwa ada gambar di mana bendera merah putih di bawah bendera HTI. Kemudian membawa gambar yang mana itu di klaim sebagai Panji Rasulullah di museum Turki. Di situ saya sudah panas dingin, karena tidak ada yang tahu pasti bagaimana bendera Nabi Muhammad. Dalam riwayat, berbeda-beda Nabi Muhammad menggunakan bendera.

Pages