abad badruzaman

Gak Dijamin Masuk Surga

 

Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim ada dinyatakan sejatinya bukan amal yang memasukkan seseorang ke surga. Hal itu berlaku pula pada Nabi. Hanya saja karunia dan rahmat-Nya meliputi beliau. Karunia dan rahmat inilah yang menjamin beliau masuk surga.

Membaca hadis ini kita gak boleh berpikir bahwa amal gak penting! Bukan gitu maksudnya. Baik di bumi bulat maupun di bumi datar, penjelasannya kurang-lebih begini:

Akal Ustad Felix Siauw

 

Bukan...bukan karena beliau muallaf saya menilainya bukan rujukan yang pas tentang Islam. Tapi karena beberapa "fatwa"-nya saya liat justru gak mencerminkan Islam yang saya percayai, yakni Islam ramah, damai-mendamaikan, humanis dan rasional.

Sebagai Muslim jujur saya senang jika ada yang masuk Islam. Tapi saya jadi sedih jika ada muallaf yang suka menjelek-jelekkan agama lamanya, mempreteli aib Kitab Suci agama lamanya, atau menelanjangi akidah-teologis agama lamanya.

Mubahalah

 

Akar dari semua kubu-kubuan itu tetap saja: po-li-tik! Bukan sama sekali urusan agama. Karena akarnya politik, maka sejatinya gak perlu ada persoalan apa pun yang tumbuh dari akar itu yang perlu di-mubāhalah-kan.

Dalam hal ini, yang kita perlukan bukan mubāhalah. Melainkan: siap beda pendapat, sadar semua pihak setara-sederajat, bersedia mendengar argumen dan penjelasan lawan, serta lapang menerima kekalahan jika fakta menunjukkan pendapat kita keliru.

Islam dan Orang Islam

Oleh: Abad Badruzaman
 

Yang pertama merujuk pada ajaran, yang kedua pemeluk ajaran. Idealnya yang kedua benar-benar memenuhi semua tuntutan dan tuntunan yang pertama, sehingga yang kedua merupakan cerminan sejati bagi yang pertama.

Nyatanya tidak selalu ideal. Yang pertama ada di Kitab Suci, sedang yang kedua ada di perilaku. Jika yang punya perilaku itu adalah orang-orang besar dan ternama; orang-orang yang punya kuasa, baik kuasa politik, ekonomi, sosial maupun keagamaan, maka perilaku itu sebagiannya terekam dalam catatan sejarah.

Memaknai Haji Bersama Syariati

Oleh: Abad Badruzaman
 

Menurut saya, di antara karya terbaik tentang makna haji adalah buku Hajj (Haji) karya Ali Syariati. Seperti karya-karya Syariati lainnya, Hajj begitu menghentak dalam kemasan bahasa yang "berapi-api." Dalam setatus yang serba terbatas ini saya akan mengambil tiga saja--dari 25 lebih sub-topik--yang ada dalam buku tersebut, yaitu: Arafat, Masy'ar, dan Mina.

Rasis

Oleh: Abad Badruzaman
 

Yang mulutnya bau rasis, apa bener-bener gak pernah jalan-jalan ya? Yang omongannya suka ngehina ras atau etnis tertentu itu apa memang gak tau piknik ya?

Jika ia orang Islam, apa gak pernah denger sabda Rasul, "Tidak ada keunggulan orang Arab atas non-Arab dan sebaliknya, tidak ada keutamaan kulit putih atas kulit berwarna dan sebaliknya, kecuali dengan takwa?"

Pages