212

Pamer

Karena kalau sholat di mushola, gak akan ada orang yang liat. Buat apa sholat kalau gak keliatan orang? Padahal dia adalah tokoh. Tokoh 212. Wajahnya seting tampil di TV. Jadi orang harus tahu jika dia sholat.

"Lho, sholat kan untuk Allah, bukan untuk ditonton manusia?"

212: Mengapa Jokowi Tak Pernah Kalah

PERTAMA : NIAT TULUS UNTUK MENGABDI
Dari pancaran wajah Jokowi terlihat jelas seorang yang tidak punya ambisi kekuasaan. Yang menonjol adalah aura untuk secara total mengabdi kepada negeri. Lihat bagaimana beliau begitu enteng melangkah menghadapi setiap kali Pilkada dan Pilpres. Tidak ada beban kengototan yang terlalu. Dan ini secara psiko-science hasil survey Lembaga Psikologi UI beberapa waktu lalu, terbukti Jokowi memiliki ambisi kekuasaan yang jauh lebih rendah dibanding lawannya.

UBN Terlibat Terorisme Internasional?

ilustrasi

3. Tahun 2016 pemerintah Suriah berhasil mengalahkan dan memukul mundur pemberontak dari kota Aleppo. Pemberontak melarikan diri meninggalkan markasnya tanpa sempat membawa bekal logistik. Kemudian bekas markas pemberontak tersebut dikuasai rakyat Aleppo. Dan tanpa sengaja media Eropa menyorot logistik asal Indonesia. Kardus logistic itu bertuliskan IHR (Indonesia Humanitarian Relief) yg ternyata yayasan tersebut milik Bachtiar Nasir.

Skenario Adu Domba Kelompok Radikal memanfaatkan BPN Dan Prabowo

ilustrasi

Jikalau kedua kubu sampai bertemu dan menurunkan tensi ketegangan, niscaya jalan terakhir mereka untuk menaikan posisi tawar menjadi sirna. Kembali kepada *zero sum game* tadi, skenario terbaik mereka adalah pemerintah/kubu pemenang pemilu mengalah dan meneken *deal* yang menguntungkan keberadaan kelompok ini.

Yusuf Martak VS Jokowi

ilustrasi

Saya kembali mecari fakta fakta dan hubungan antara JOKOWI, YUSUF MARTAK dan LAPINDO dan ternyata yusuf martak mempunyai hutang triliunan rupiah kepada negara dengan jaminan seluruh aset perusahaan PT. LAPINDO BERANTAS untuk mengganti kerugian para korban lumpur lapindo dan tahun 2019 ini adalah batas terakhir untuk dia melunasi hutangnya kepada negara jika tidak aset perusahaannya diambil negara.

Guyonan "Ala" Tuhan

ilustrasi

Dan yang terakhir, malah bilang kalau Para Malaikat ikut mendoakan agar Jokowi kalah. Nah, kalau misalnya Jokowi yang menang terus bagaimana? Malaikat yang suci dan selalu taat saja doanya gak dikabulkan. Apalagi cuma level manusia yang tak luput dari dosa dan kalau berdoa pakai ngancam pula. Kalau sudah begini apa gak malah mengguncang logika KeTauhidan dalam nalar manusia? Yang kemudian bisa meragukan dan merugikan Legitimasi Tuhan?

Pages