Zaman Dimana Orang Kagum Dengan Pendapatnya Sendiri

ilustrasi

Oleh : Fauzan Inzaghi

Nabi dulu pernah mengatakan bahwa salah satu tanda akhir zaman adalah "i'jab kulli zi raayin raayahu". Semua orang merasa kagum dengan pendapatnya sendiri. Sepertinya medsos membuka jalan untuk itu semua. Kita mulai hilang respek pada orang berilmu(baik ilmu akhirat atau dunia), kita mulai menjadi orang yang memberi penilaian terhadap ilmu seorang padahal kita bukan orang yang mampu memberi penilaian terhadap ilmu para ahli, lah bukan bidang kita

Mungkin tidak masalah jika itu penilaian untuk diri sendiri, tapi pakai menjelaskan ke orang banyak, padahal sekali lagi kita bukan ahli dalam memberi nilai dibidang tersebut, tapi begitulah keadaan kita, i'jab kulli zi raayin raayahu. Orang lain gak akan paham, akulah yang paling paham pada semua masalah dunia ini, makanya dia akan mengomentari segalanya, segala masalah, bahkan pada sesuatu yang jauh dari bidangnya. Tidak hanya berpendapat tapi dia menganggap dialah yang paling paham pada semua permasalahan negara

Jika keadaannya sudah seperti ini, nabi menasehati "alaika bikhawasi nafsika wa da'il awam", zaman itu kamu urus dirimu sendiri dan orang terdekatmu saja gak usah mikirin masalah umum, karena mereka gak akan mendengarkan nasehatmu, mereka hanya bangga dengan pendapat mereka sendiri, merasa pinter sendiri, merasa yang paling paham dan berpengalaman didunia adalah mereka sendiri. Nasehatmu gak akan bermanfaat bagi mereka.

Benarkah kita sudah sampai pada zaman yang diramalkan nabi tersebut? Zaman dimana semua orang PD dan bangga dengan pendapatnya sendiri. Mereka mengkritik ilmu seorang dokter padahal gak tau apa-apa tentang kedokteran, mereka menyepelekan ilmu seorang ulama padahal mereka gak bisa nahwu sharaf, mereka menertawakan kebijakan politik seorang ekonom besar padahal dia bahkan tidak paham apa arti dari moneter dan fiskal, dan dia mencoba berpendapat dalam segala bidang bahkan sering menganggap dia lebih paham dari seorang dokter, ekonom, ulama, ahli hukum, dll. Mereka menganggap remeh para ahli dibidangnya seolah para ahli itu gak paham apa-apa, seharusnya para melakukan seperti ini, seperti pendapatku, inilah kebijakan ekonomi sebenarnya, beginilah agama yang seharusnya.

Intinya semuanya dikomentari sampai seorang artis yang gak kenal sama diapun dikomentari, pakai baju apa, nikah sama siapa, ngaji dimana, artis hijrah dikomen miring, artis gak pakai jilbab juga dikomentar miring, artis jalan kemana dikoen, gak kemana-mana juga dikomen, semua diberikan pendapatnya, harusnya begini gak begitu, seolah pendapatnya begitu dibutuhkan oleh artis-artis itu dan seolah dia ahli dibidang yang dikomentari, makanya dia begitu PD untuk mengomentari segala hal. Apakah kita memang sudah dizaman itu? Zaman dimana semua orang bangga dengan pendapatnya?

Iya bro, sekarang rame orang kayak gitu. Tuh kan mulai lagi. Sekali-kali komentari dirimu sendiri. Alaika bikhawasi nafsika....

Sumber : Status Facebook Fauzan Inzaghi

Thursday, August 22, 2019 - 22:15
Kategori Rubrik: