Yusuf Martak Dan Nur Sugik

ilustrasi

Oleh : Damar Wocaksono

Malem ini nama YUSUF MARTAK, si tokoh IJTIMA' ULAMA 1-3, dibahas oleh Metro TV, tentang kaitannya dengan kasus Lapindo

Yah..
Terkonfirmasi ya, bahwa "ulama" satu ini trnyata direktur perusahaan yang bertanggung jawab pada ganti rugi korban lumpur Lapindo pada 2006. Dia ngga pernah belajar agama secara khusus

Dengan tambahan peci, sorban dan baju putih, 12 tahun kemudian RESMI ditahbiskan sebagai "ulama" . Dan menjadi tokoh Ijtima' Ulama 1-3

Masyarakat harus tau.
Trutama yang ghirahnya gampang dipancing oleh narasi2 MELAWAN PENISTA AGAMA, misalnya

Orang2 seprti Yusuf Martak ini lah yang seharusnya dianggap melecehkan agama, dalam hal ini Islam.
Dengan modal sorban, ia membuat narasi2 yang menyebar kebencian dan fitnah kepada pemimpin negara

Beragamalah dengan beradab..
Jangan biarkan orang2 seprti dia membuat kita beragama dengan biadab

NUR SUGIK itu bukan anak kyai atau bahkan santri..

Sematan GUS yang ia bawa kemana2 dalam nama panggungnya, GUS NUR, adalah upaya pengelabuan terhadap masyarakat awam yang masih sangat menghormati keulamaan kyai atau anak2 kyai..

GUS adalah panggilan untuk anak kyai atau pemilik pesantren dengan tradisi NU. Disematkan karena ada tradisi tawadu' atau merendah dan tidak ingin dipanggil KYAI, yang bebannya dianggap berat

Sugik Nur ceramah dimana2 dengan narasi kebencian kepada Jokowi..
Yang disukai oleh jemaah yang anti kepada Jokowi..
Atau membuat orang jadi benci kepada Jokowi karena percaya dengan "gelar" GUS nyq

Saya memohon aparat keamanan cepat bergerak menindak orang2 kek gini

Sumber : Status facebook Damar Wicaksono

Thursday, May 9, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: