Yesus Dibangkitkan, Tidak Bangkit Sendiri

ilustrasi

Oleh : Efron Bayern

Saya membuat status khusus menanggapi status Sahat Siagian dengan tautan berjudul “Allah tidak membangkitkan Yesus” https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10215217520309758&id=1786077...

Pertama, tentang kebangkitan Yesus. Kebangkitan Yesus tidak sama dengan kebangkitan Lazarus sehingga memang tidak ada cerita tentang Yesus yang keluar dari kuburan seperti yang diceritakan tentang Lazarus.

Kedua, tentang Yesus dibangkitkan Allah. Apa yang diharapkan oleh Sahat dari pernyataan iman bahwa “Allah tidak membangkitkan Yesus”?  Apakah Sahat mengharapkan ada tokoh Allah yang tampil di dalam cerita untuk membuktikan bahwa tokoh Allah itu membangkitkan Yesus yang mati sama seperti tokoh Yesus membangkitkan Lazarus yang mati di cerita Injil Yohanes?

Tokoh Allah di dalam cerita Injil memang tidak pernah ditampilkan secara antropomorfik seperti di dalam kitab Kejadian: Allah yang berjalan-jalan di taman Eden (Kej. 3:8). Di dalam cerita Injil kegiatan Allah diungkapkan dalam kata kerja pasif tanpa menyebutkan objek pelakunya (Allah).
Misalnya: 
28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.

28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.

28:7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."

Terjemahan LAI TB 1974 kurang pas, karena frase “Ia telah bangkit” di ayat 6 dan 7 itu. Lebih pas jika diterjemahkan “Ia telah dibangkitkan” (Ēgerthē apo nekrōn).
Mereka yang belajar Perjanjian Baru pastilah mafhum kata kerja pasif tanpa objek pelaku itu (“telah dibangkitkan”) adalah kata kerja untuk Allah. Terjemahan lengkapnya: Ia telah dibangkitkan oleh Allah.
Bandingkan dengan terjemahan bahasa Inggris yang lebih memerlihatkan kata kerja pasif itu.

NRSV:
Mat 28:5  But the angel said to the women, "Do not be afraid; I know that you are looking for Jesus who was crucified. 
Mat 28:6  He is not here; for he has been raised, as he said. Come, see the place where he lay. 
Mat 28:7  Then go quickly and tell his disciples, 'He has been raised from the dead, and indeed he is going ahead of you to Galilee; there you will see him.' This is my message for you." 

CEV:
Mat 28:5  The angel said to the women, "Don't be afraid! I know you are looking for Jesus, who was nailed to a cross. 
Mat 28:6  He isn't here! God has raised him to life, just as Jesus said he would. Come, see the place where his body was lying. 
Mat 28:7  Now hurry! Tell his disciples that he has been raised to life and is on his way to Galilee. Go there, and you will see him. That is what I came to tell you."

Perhatikan terjemahan dinamis CEV: God has raised him to life.
Selain itu suatu cerita yang baik adalah cerita yang panggah. Perihal Yesus dibangkitkan Allah itu adalah hal yang diungkapkan berulang-ulang secara tunak di Injil Matius.

NRSV dan LAI:
Mat. 16:21  From that time on, Jesus began to show his disciples that he must go to Jerusalem and undergo great suffering at the hands of the elders and chief priests and scribes, and be killed, and on the third day be raised.
Mat. 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

Mat. 17:9  As they were coming down the mountain, Jesus ordered them, "Tell no one about the vision until after the Son of Man has been raised from the dead."
Mat. 17:9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."

Mat. 17:22  As they were gathering in Galilee, Jesus said to them, "The Son of Man is going to be betrayed into human hands, 
Mat. 17:22 Pada waktu Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di Galilea, Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia

Mat. 17:23  and they will kill him, and on the third day he will be raised."
Mat. 17:23 dan mereka akan membunuh Dia dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan." 

Mat. 20:18  See, we are going up to Jerusalem, and the Son of Man will be handed over to the chief priests and scribes, and they will condemn him to death; 
Mat. 20:18 "Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.

Mat. 20:19  then they will hand him over to the Gentiles to be mocked and flogged and crucified; and on the third day he will be raised."
Mat. 20:19 Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan."

Mat 26:31  Then Jesus said to them, "You will all become deserters because of me this night; for it is written, 'I will strike the shepherd, and the sheep of the flock will be scattered.' 
Mat. 26:31 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.

Mat. 26:32  But after I am raised up, I will go ahead of you to Galilee."
Mat. 26:32 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea."

Catatan: Terjemahan LAI tidak panggah dalam menggunakan kata kerja pasif “dibangkitkan”.
Apabila tokoh cerita yang mengungkapkan sendiri bahwa Ia akan dibangkitkan Allah, bagaimana pembaca cerita itu bisa menentang apa yang diucapkan oleh tokoh ceritanya? Mau bikin Injil kelima? Boleh, asal jangan mengatakan di dalam cerita Injil Matius tokohnya tidak dibangkitkan Allah.
MDS

Sumber : Status Facebook Efron Bayern

Thursday, April 8, 2021 - 09:45
Kategori Rubrik: