Yang Sudah Dilakukan Ahok untuk Jakarta

Oleh : Andi Ansyori

Tulisan ini terinspirasi dari berita Tempo.co, terbitan 17 Maret 2016, minggu lalu dengan judul yang yang menurut penulis cukup tendensius yakni “ Apa yang Akan Terjadi Jika Ahok Tidak Menjadi Gubernur Lagi? “ di berita itu dimuat berbagai langkah Ahok dalam membenahi Kota Jakarta.

#Pemberantasan Korupsi
Sebelumnya para tikus kantor dan tikus negara bebas merdeka menggerogoti pundi-pundi uang rakyat dengan dalih berbagai proyek yang bisa direkayasa. melalui Proyek di APBD dan APBN yang ada di Pemprov DKI. . Penjahat-penjahat berdasi tersebut sebelumnya bisa berpesta terus menerus. Semenjak Ahok menjadi Gubernur DKI, sudah banyak pejabat pemprov penggerogot proyek tersebut yang di ajukan Ahok ke KPK, ada juga yang di non “ Jobkan” , dan untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi Korupsi , Ahok juga Kemudian mengadakan lelang jabatan Camat, Lurah dan Kepala Sekolah yang targetnya setidak tidaknya membuat takut oknum pejabat pemrov bemain main dengan anggaran dan pelayanan publik bertambah baik .

 

#Membenahi semerawut Jakarta
Sebelum Ahok, memang ibukota nampak semrawut sehingga tampak kumuh dan tidak nyaman bagi semua orang kecuali para preman. Beberapa upaya Ahok untuk mengatasi banjir dan sekaligus menata kerapian Kota Jakarta yakni dengan memberishkan kali kali dari sampah dan memindahkan para pemukim Kali tersebut ke beberapa rumah susun di Jakarta. Terakhir merelokasikan warga yang menduduki lahan negara di Kali Jodoh kerumah susun. Juga Ahok berhasil menertibkan Pasar Tanah Abang dari PKL yang sebelumnya memacetkan jalan , kini arus lalulintas di Pasar Tanah Abang menjadi lancar.

#Bersihkan Pungli Urus KTP dan surat-surat lainnya
Sebelumnya untuk urusan administrasi di DKI tidaklah mudah. Misalnya untuk ngurus KTP dan surat pentng lainnya , supaya tidak berlama lama kita harus ada uang pelicin atau itilah lainnya “ Nembak “ jika tidak , ada saja alasan oknum petugas tersebut untuk mempersulit warga yang membutuhkan pelayanan. Kini jika ada petugas minta uang pelicin dalam penyelesaian administari , ketahuan Ahok, oknum tersebut tinggal menunggu waktu saja akan mendapat hadiah Ahok berupa “ non Job” dari jabatannya.

#Kerusakan jalan tidak diperbaiki
Sejak Ahok memimpin Jakarta, jika ada laporan kerusakan jalan Ahok segera memerintahkan Dinas terkait untuk memperbaiki jalan tersebut. Beda dengan kepemimpinan sebelumnya laporan kerusakan jalan ditanggapi juga tetapi agak lamban dan ada warga menilai pebaikkan jalan sebelum Ahok asal bapak senang.

#Penertiban Kelompok radikal
Sebelum Ahok, Kelompok-kelompok radikal tumbuh tumbuh subur, mereka meraja lela, semakin tidak terkendali karena tidak ada yang ditakuti atau disegani. Mereka seakan akan sudah melebihi penegak hukum, melakukan sweping di berbgai jalan dan hotel hotel pada waktu bulan Ramadhan, serta mereka juga menjadi pelindung kejahatan terorganisir seperti Preman yang sudah ditertibkan Ahok yakni preman di pasar tanah Abang ataupun preman Kalijodoh. Beberapa gubernur sebelumnya tidak pernah berhasil menertibkan Pasar tanah Aabng dan Kali jodoh.

#Mengatasi Banjir
Semenjak Ahok gencar mencanakan Jakarta bebas Banjir, tahun ini walau banjir masih bisa menyerang Jakarta, tetapi sekarang mudah surut dan hilang.

#Kemacetan Jakarta
Walaupun Ahok sudah menambah Armada Trans Jakarta, menata ulang arus lalu lintas namun Jakarta masih macet dimana-mana..
Masalah kemacetan Jakarta ini memang bukan baru sekarang, Kenderaan roda empat dan roda dua setiap hari selalu bertambah sementara jalan jalan tidak bertambah , Sejak kepemimpinan beberapa gubernur sebelumnya Jakarta memang sudah diributkan soal macet. Kemacetan Jakarta tidak akan mudah hilang. Kenderaan roda empat dan roda dua setiap hari bertambah. Disamping kenderaan milik warga Jakarta, banyak juga diantara kenderaan yang memacetkan jalan jalan di Jakarta adalah kendaraan yang datang dari luar Jakarta.

(Sumber tulisan : kompasiana)

Friday, February 17, 2017 - 19:30
Kategori Rubrik: