Yang Ditakuti Amerika

Ilustrasi

Oleh : Fadly Abu Zayyan

Berdasarkan informasi SILIT yang saya dapatkan, berikut ini adalah peralatan tempur milik negara selain Rusia yang ditakuti oleh Amerika.

1. Satelit mata-mata Made in China. Kabarnya satelit jenis baru ini mampu mendeteksi pesawat canggih sekelas B-2 Spirit milik AS. Padahal pesawat siluman bomber itu selama ini menjadi andalan AS dalam tiap serangan udara karena tidak dapat terdeteksi oleh musuh berkat "baju khusus" penekan panas penghindar sensor infra red. Namun dihadapan satelit mata-mata China, pesawat itu seperti siluman yang dapat ditangkap oleh tim pemburu hantu. Dan saya menduga bisa jadi pembuatan satelit itu juga terinspirasi oleh acara "Siluman Jadi-Jadian" di tayangan TV kita. 

2. Pesawat Siluman Qaher 313 Made in Iran. Kabarnya pesawat ini sudah lolos uji coba paripurna oleh Angkatan Bersenjata Iran (ABI). Bahkan kini sudah memasuki tahap produksi massal dan siap bergabung dengan Angkatan Udara Iran. Dan yang lebih membuat AS semakin grogi, pesawat ini kabarnya memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan pesawat siluman besutan US Military Institution (UMI). Jadi, kini ABI sudah percaya diri dan siap menghadapi UMI. 

3. Pasukan khusus 212 milik Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan pasukan ini. Bahkan Israel yang diancam mereka, bukan hanya bulu kuduknya berdiri. Bahkan semua bulunya rontok akhi! Makanya kehebatan mereka juga menginspirasi ABI (Angkatan Bersenjata Iran) untuk lebih bersemangat menyempurnakan kemampuan Pesawat 313 agar setara dengan 212. Bahkan 212 Made in Indonesia ini kabarnya juga mampu bersaing dengan perusahaan kosmetik asal Amerika yang juga bernama 212. 

Nah, gara-gara hal-hal yang ditakuti AS diatas, kini isu komunis dihidupkan lagi sebagai propaganda agar tidak ada negara yang mau bermitra dengan China. Tak terkecuali Indonesia yang dihantam propaganda paket komplit. Mungkin hanya kita satu-satunya negara didunia yang terancam bahaya laten Komunis komplit pake Syiah! Mungkin dikhawatirkan kita mampu memiliki Pesawat Siluman sekaligus Satelitnya jika berkawan dengan China dan Iran.

Dan khusus untuk Iran, propaganda yang dilakukan adalah tudingan produksi senjata ilegal pemusnah massal. Seperti biasa Amerika yang beraninya keroyokan, kini mereka mulai memprovokasi DK PBB agar mempercayai propaganda omong kosong itu. Terakhir pernyataan dari Dubes AS untuk PBB, Nikki Halley menyatakan bahwa mereka menemukan bukti-bukti serpihan senjata bertuliskan Made in Iran. Mirip sekali dengan kejadian pembobol minimarket yang KTP nya ketinggalan di meja kasir. Hadehh.. Pirtinyi Inyi! Apa Iran se bahlul itu? 

Kini justru yang bingung adalah Kerajaan Saudi Arabia. Sebagai sekutu abadi AS, hampir pasti jika terjadi perang mereka akan dijadikan pangkalan sekaligus bemper bagi AS. "Manalah mungkin Iran berani menyerang Saudi, karena disitu ada dua Kota Suci." pikir Amerika. Sementara Saudi malah ngedumel dalam hati. Sudah terancam serangan pesawat Siluman 313 Made in Iran, pentolan 212 Made in Indonesia juga sering mampir dan kerasan. "Ferkara macam mana fula ini!" gerutu mereka.

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Friday, February 2, 2018 - 10:30
Kategori Rubrik: