Yahya Cholil Staquf, Israel dan Perdamaian

Ilustrasi

Oleh : Ade Winata

Bicara soal palestine dan israel, sebuah konflik yang tiada ujung dan dari dulu sampai sekarang kita tidak menemukan secuil resolusi damai yang disetujui dan dijalankan.

Salah satu hal yang bisa menjelaskan konflik ini yaitu memang kebencian yang mendarah daging antara 2 saudara keturunan abraham religion ini.

Di indonesia saja, yang tidak pernah berhubungan dengan orang yahudi, kenal juga enggak, namun benci nya setengah mati dengan yahudi.

Itu Indonesia lebih-lebih di middle earth sana, mungkin tensi nya lebih tinggi lagi.

Anwar Sadat pemimpin mesir yang mencoba berdamai dengan israel dibunuh oleh ekstrimis islam.

Islambouli sang pembunuh dihukum dengan tembakan, yang menarik, ibu dari teroris Islambouli ini mengatakan pada media

"I am very proud that my son killed Anwar Al-Sadat…"

Beberapa tahun kemudian terjadi pembunuhan juga pada pemimpin Israel yang juga mencoba mengusahakan perdamaian antara israel dan palestina

Yitzhak Rabin,

DIbunuh oleh religius yahudi sayap kanan yang terbakar dengan berbagai pidato anti pemerintah nya Likud.

Konflik arab dan palestine pun sudah beberapa kali coba diketengahkan

1. Peel commision 1936 yang dibawahi pemerintahan british membagi wilayah palestine 80% wilayah untuk arab dan 20% wilayah untuk jews.

Ditolak oleh arab

2. PBB pada tahun 1947 menawarkan konsep two state dan kembali ditolak diikuti dengan berbagai perang arab israel pertama yang berakibat pada penguasaan seluruh wilayah palestine oleh israel kecuali West bank

2. 1967 Terjadi kembali perang arab israel jilid 2 yang kita kenal perang 6 hari.. Dan lagi lagi arab dikalah..

Dan berakibat semakin kokoh nya posisi israel menguasai tanah palestine bahkan beberapa wilayah jordan dan mesir dianeksasi oleh israel

Melalui perang, arab selalu kalah dengan israel, that is the fact.

Bila orang arab dan israel saja yang mencoba untuk mendamaikan antara 2 entitas ini dibunuh, dimatikan.

lalu siapa Gus Yahya ..

Apakah ia akan berhasil mendamaikan israel dan palestine ?

Apakah melalui forum tersebut kan terjadi resolusi ?

Wallahualam.

Namun yang pasti, masalah ini harus diberikan resolusi,

Ada yang jauh lebih penting dibandingkan siapa berkuasa di palestine, apakah muslim atau jewsh.

Yaitu kemanusiaan.

Pernyataan Gus yahya memberikan sedikit OASE pada konflik ini.

SIlahkan bila tidak diterima, silahkan tidak suka, namun yang pasti tidak boleh ada pemaksaan narasi tunggal untuk menyelesaikan masalah palestine.

Cuma memang pidato gus yahya ini akan membuat mereka yang eksis karena perang, eksis karena konflik akan meradang.

Ada beberapa kelompok yang tidak peduli akan perdamaian, bila damai mereka akan menjadi nothing, tidak punya narasi dan kehilangan pengaruh.

Wajar bila mereka akan berteriak,

Kafir kamu !!

Zionis kamu !!

Munafik Kamu !!

Toh soal politik dalam negri Indonesia saja mereka menjual agama untuk syahwat kepentingan nya apalagi soal palestine yang lebih enak dan gampang memakai logika hitam putih,...

Tanpa peduli suatu masalah itu harusnya diselesaikan bukan di amplifikasi

Sumber : Status Facebook Ade Winata

Wednesday, June 13, 2018 - 19:30
Kategori Rubrik: