Warga Sumbar Tak Tahu Berterima Kasih?

ilustrasi

Oleh : Noviandri Aulia

Apa yang sudah dilakukan untuk Sumatera Barat selama 4.5 tahun pemerintahan Jokowi?
Banyaaak:

1. Jln Solok Selatan - Tanah Datar 37 km
2. Pembangunan akses jalan ke kawasan wisata Mandeh
3. Revitalisasi kampung adat SARIBU RUMAH GADANG di Solok Selatan
4. Proyek jln Trans Mentawai
Lalu ada pembangunan kerata api (KA) Bandara di komplek Bandara Int Minangkabau di kabupaten Padang Pariaman (diresmikan Presiden, 21 Mei 2018).
Belum lagi pembagian sertifikat tanah, pembagian KIP (Kartu Ind Pintar), pembagian PKH (program keluarga harapan), bantuan sosial pangan rastra, hingga pembangunan tol Sumbar - Riau.

Masih belum cukup...10 walikota dan bupati di Sumbar, menghadap langsung Presiden untuk menggencarkan pembangunan infrastruktur

Cukup? Belum.
Ketika jembatan yg menghubungkan Padang - Bukit Tinggi putus (13 Des 2018), Presiden langsung instruksi ke Kementrian PUPR: "pak Bas bisa tolong segera ditangani, kasian warga". Pak Bas pun langsung meluncur ke lokasi dan menyelesaikan hal ini.

Banyak mulut2 nyinyir yg mengatakan
Itu semua memang tugas pemerintah!
Ada lagi yg mengatakan: mau cari suara di Sumbar

Hellooo...secara politis ga ada untungnya. Kalo mau cari suara ya di p. Jawa saja. Pulau Jawalah lumbung suara. Tapi pak Jokowi ingin pembangunan merata dari Sabang sampai Merauke. "Itulah keadilan sosial" kata sang petahana.

Apa balasan warga Sumbar? Perolehan suara yg jeblok se jeblok2nya

Apakah setelah ini, pembangunan akan dihentikan? Percayalah pak Jokowi bukan tipe seperti itu.

Tapi...gimana rasanya ya...fitnah, nyinyir...sambil menikmati apa yg diberikan/sudah dibangun sang petahana?

"Ah itu kan uang pemerintah..itu udah kewajiban pemerintah" kata para pembenci di Sumbar sambil terus nyinyir dan fitnah.

Ah sudahlah...

#JokowiMenangLagi
#JokowiPresidenRI
#JokowiMarufAmin2019-2024
#padang #sumatrabarat #minangkabau

Sumber : Status Facebook Noviandri Aulia

Thursday, April 25, 2019 - 13:00
Kategori Rubrik: