Warga Indonesia di Korea Selatan Antusias Ketemu Jokowi

FB Joko Widodo

Oleh Alif Kholifah

Presiden Republik Indonesia Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan. Menurut Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, kunjungan Jokowi ke Korea Selatan memiliki arti penting bagi Indonesia, baik secara ekonomi maupun budaya. Secara ekonomi, Korea Selatan merupakan mitra strategis. "Yaitu sebagai mitra perdagangan keenam untuk ekspor dan keempat untuk impor serta termasuk negara yang berinvestasi terbesar kelima pada 2015," kata Ari.  

Minggu 15 Mei pukul 17.05 waktu setempat, pesawat kepresidenan telah mendarat di Seoul Korea Selatan. Agenda pertama yang dilakukan adalah ramah tamah dengan para warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau bekerja di Negeri Ginseng itu. Saat masuk dalam ruangan, Jokowi pun merasa kaget. Ada apa?

Tidak seperti biasanya antusiasme masyarakat begitu tinggi. Mereka rela berduyun-duyun mendatangi tempat acara.

"Saya kaget yang nunggu kok banyak banget ini. Yang biasanya kalau saya ke negara lain, cuma 300-500, paling banyak 800, di sini 1.300, enggak tahu kenapa kok banyak banget," kata Jokowi, dalam acara Special Forum with President Jokowi, di Hotel Lotte, Seoul, Minggu (15/5/2016).

Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan John Prasetio mengatakan, dari 1.300 orang yang hadir terdiri dari 1.080 pekerja, 250 pelajar, dan juga 20 WNI yang menetap di Korea Selatan karena menikah dengan warga setempat.

John menjelaskan, para WNI di Korea Selatan harus berjuang keras untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Bahkan ada yang harus menempuh jarak 500 km untuk bertemu sang Presiden. Kehadiran masyarakat Indonesia di Korea Selatan menunjukkan perubahan signifikan terhadap pemerintahan.

Masyarakat mempercayai bahwa Presiden Joko Widodo mampu menggerakkan perubahan secara baik sehingga event yang menghadirkan presiden selalu dipenuhi masyarakat. Indonesia dibawah kepemimpinan Joko Widodo terus menunjukkan tren perbaikan yang signifikan diberbagai bidang. (dari berbagai sumber)

 

Sunday, May 15, 2016 - 22:30
Kategori Rubrik: