Wakil Rakyat Cukup 2 Periode

ilustrasi

Oleh : Guntur Wahyu Nugroho

Bagi para caleg yang sudah merasakan duduk di kursi DPR / DPRD selama 2 periode atau lebih , camkan kata-kata saya ini. Makin lama anda bertahan sebagai wakil rakyat, ada 3 hal yang anda hambat :

Pertama, peningkatan kualitas demokrasi di parlemen. Bisakah anda bayangkan apabila gedung wakil rakyat diisi oleh status quo ? Parlemen akan miskin inisiatif, gebrakan dan gagasan-gagasan segar. Sebab apa ? Sebab anda sudah menjadi bagian dari oligharki politik dan mau tidak mau anda akan dipaksa untuk mempertahankan kursi anda semampu anda.

Kedua, kaderisasi politik di partai anda akan mengalami kendala serius. Antrian akan terlalu panjang sedangkan kekuasaan dan jabatan strategis di tubuh partai hanya dikendalikan oleh orang-orang yang itu-itu saja. Dalam jangka waktu lama akan terjadi pembusukan politik di tubuh partai anda. Friksi, gesekan dan konflik internal akan mudah terjadi dan berpotensi menggoyahkan soliditas partai akibat ketidakpuasan-ketidakpuasan yang meluas. Saat itu terjadi, jargon2 Satu Komando, Tegak Lurus sudah tidak ampuh lagi untuk mengatur barisan.

Ketiga, Partai Politik menjadi beban bagi Demokrasi dan Negara. Demokrasi memang mensyaratkan keberadaan Partai Politik. Namun apa lacur kalau Partai Politik minim kontribusi dan bahkan cenderung menjadi beban ? Bagaimana tidak menjadi beban apabila para elit yang bercokol sekaligus di struktur partai maupun lembaga wakil rakyat hanya memikirkan bagaimana berkuasa selama mungkin sehingga segala akses ke sumber daya dan sumber dana diarahkan untuk mencapai tujuan itu.

Seharusnya sesudah periode kedua, anda melakukan mobilisasi politik ke atas, dari DPRD Kota/Kab ke DPRD Propinsi, dari Propinsi ke Senayan dan dari Senayan lobi untuk memperoleh jabatan Menteri atau Komisaris BUMN.

Berada di zona nyaman akan membunuh idealisme anda pelan-pelan. Saya bukannya tidak setuju anda berpolitik. Namun sadarilah bahwa dengan menjadi status quo di suatu jabatan politik akan membuat anda bukan lagi bagian dari solusi melainkan bagian dari masalah.

Kalau jabatan Presiden, Wakil Presiden, Gubernur, Walikota/Bupati dan Penyelenggara Pemilu dibatasi 2 periode, kenapa anda Partai Politik via Wakilnya di Parlemen menolak untuk dibatasi masa jabatannya ?

Itu namanya mau menang sendiri, bukan ? 
Buktikan saya salah !!!

Sumber : Status Facebook Guntur Wahyu Nugroho

Sunday, March 24, 2019 - 12:45
Kategori Rubrik: