Wakil Rakyat Asal Tolak Kenaikan BPJS

ilustrasi

Oleh : Alexander Sakura

Evi Apita Maya modal tampang doang muka kinclong tapi blonk..Mental Gratisan..!

Memang MA sudah mengeluarkan keputusan soal iuran. Ada tiga keputusan MA Nomor 7/P/HUM/2020, pertama yaitu mencabut. Kedua, mengubah, Ketiga, melaksanakannya. Nah dari tiga opsi itu, pemerintah memilih opsi nomor dua, yaitu mengubahnya. Yang naik itu adalah peserta mandiri kelas 1 dan 2. Sementara kelas 3 walau naik namun kenaikan itu ditalangi pemerintah. Dari APBN dikeluarkan dana sebesar Rp. 3,1 triliun untuk sbsidi kelas 3.

Pihak-pihak yang memprotes kenaikan iuran adalah orang-orang mampu yang berlindung di balik orang miskin. Sesuai Perpres Nomor 64 Tahun 2020, iuran yang naik hanya berlaku bagi peserta kelas I dan II, sementara tarif yang dibayar peserta kelas III masih tetap sama. Yang naik itu iuran kelas 1 dan kelas 2. Kelas 3 tidak naik dan yang gratis tetap gratis.

Artinya yang teriak-teriak iuran BPJS naik menyulitkan orang miskin adalah orang-orang mampu yang tidak mau berbagi dengan orang miskin, tapi berlindung dibalik orang miskin. Silahkan masyarakat untuk menurunkan kelas kepesertaan guna menyesuaikan kemampuannya membayar iuran.

BPJS Kesehatan kelas 1 pindah kelas 2, banyak. Kelas 2 pindah ke kelas 3, banyak. Yg kelas 3 pindah ke PBI, banyak. Begitupun sebaliknya. Jadi kalo tidak sanggup bayar kelas 1 ya turunin kelas. Kalo sama sekali tidak sanggup bayar, ya jadi peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Untuk iuran peserta kelas III segmen peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja (BP) naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000. Namun pemerintah masih memberi subsidi sebesar Rp 16.500 sehingga peserta kelas III tetap membayar Rp 25.500.

Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan ditetapkan sebesar Rp 42.000 per orang per bulan, tapi seluruhnya dibayar pemerintah. Lalu masalahnya dimana?

Memang enak sih jadi benalu hidup cari yg gratisan !

#MentalBenalu

Sumber : Status Facebook Alexander Sakura

Saturday, May 16, 2020 - 13:30
Kategori Rubrik: