Wahai PNS, Masihkah Kurang Gajimu?

Ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Hari Gini Gaji 650.000?

Teh J*w*, seperti banyak perusahaan teh yang kreatif lainnya berkembang pesat. Salah satu lini bisnisnya yang menggeliat ada Resto Teh J*w*.

Penjual teh yang saya tanya, gajinya 650.000 perbulan. Sudah bekerja selama 3 tahun. Dia rela di gaji, menurut saya dengan jumlah nominal yang tidak layak itu karena menyadari ijazahnya hanya SMP.

Tapi menurutnya, tidak sedikit yang berijazah SMA memilih pekerjaan menjaga tenant di mall, dengan gaji sama, 650.000 tanpa uang makan dengan jam kerja 8 jam full. Itulah nominal gaji yang diterima penjaga tenant di mall-mall pada umumnya.

Saya tidak hendak menyalahkan perusahaan, sebab memang biaya sewa tempat saja cukup tinggi. Tapi gaji 650.000, artinya 21.000 perhari tanpa uang makan memang jauh dari manusiawi. Bayangkan jika harus membiayai satu atau dua orang anak?

Di Mall Amplaz Jogja saya tanya-tanya karyawan Food Food Court, kerja 8 jam. Berdiri dan mondar mandir selama itu gajinya hanya 1.1 jt jika sudah satu tahun baru naik 1.4 jt.

Ada yang dari Madiun, seperti yang saya tanya, ada dari Purworejo, disamping kebutuhan makan tentu ada biaya Kos, minimal Rp. 300.000. Lagi-lagi alasannya karena tidak punya pilihan.

Memang sangat sulit merekrut pekerja dengan kualifikasi tertentu tanpa bantuan ijazah. Tapi tidak sedikit yang tidak berijazah memiliki kualifikasi kerja tinggi, ulet dan cekatan. Tak kalah dengan pekerja yang mempunyai banyak ijazah, tak sedikit yang lebih baik.

Cara yang adil dalam merekrut adalah dengan tes, wawancara, tes keterampilan dan kontrak masa uji coba. Dengan cara ini lebih banyak talenta yang mendapat kesempatan meskipun tidak berijazah.

Dan tentu saja, rekruitmen karena pertemanan, keinginan untuk membantu, kasihan dll, akan membuat bisnis tidak sehat dalam jangka panjang.

Mencari untung itu tujuan bisnis, tapi mengabaikan kelayakan hidup adalah cara menghisap darah yang tidak bisa disebut beradab.

Jadi bagi Anda yang mempunyai pendapatan lebih baik, tidak alasan untuk tidak bersyukur, salah satunya dengan mencintai pekerjaan dan dan berkontribusi positif bagi perusahaan tempat Anda bekerja. Bukan malah menggembosi.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Friday, February 9, 2018 - 14:15
Kategori Rubrik: