Valentine's Day

ilustrasi

Oleh : Aldira Maharani

Besok tanggal 14 Februari dan seluruh dunia merayakan hari kasih sayang.

Setiap hari Valentine selalu menuai pro dan kontra kususnya di Republik ini.

Mereka yang terlalu fanatik dalam beragama, dan ironis nya selalu mencari dalil pembenaran disertai argumen tidak berdasar.

Ada yang bilang mengucapkan dan merayakan Valentine itu budaya kafir dan haram hukumnya.

Valentine itu identik dengan cokelat. Dan entah apa salah cokelat sampai mereka bilang bahwa cokelat itu sumber maksiat.

Begitu kata gerombolan rasis mabuk agama yang selalu meributkan hal remeh temeh.

Mereka lupa, bahwa Tuhan lah yang menciptakan perbedaan itu dan didalamnya kita bukan saja mendengarkan kejernihan suara Tuhan, tapi juga membisikan doa-doa ke telinga Tuhan.

Hidup bukan tentang mempermasalahkan sebuah perbedaan, melainkan saling melengkapi kekurangan dan menghormati sebuah perbedaan.

Jika kita sulit menyatukan perbedaan, maka satukanlah persamaan yang ada dan lupakan perbedaan yang ada. Anggaplah perbedaan adalah sebuah warna, sehingga semakin banyak perbedaan akan menjadi semakin indah.

Beragama itu harus menggunakan akal dan belajar dari sejarah.

Beragama mestinya pakai hati secara berhati-hati agar kamu tidak menjadi biadab.

Beragama itu harusnya menjadikanmu manusia yang lebih beradab, yang mampu berdamai dengan manusia pemeluk agama lain yang berbeda iman denganmu.

Kemuliaan bagi saya dalam beragama, tercermin dari budi pekerti yang baik dengan saling menyayangi, mengasihi, menghormati, merangkul dan menyebarkan kebaikan penuh cinta kepada sesama makhluk ciptaan Tuhan tanpa sekat dan pembeda.

Happy Valentine's Day.

Semoga semua mahluk di bumi ini rukun, damai, tentram, aman tidak ada perpecahan dan hidup berdampingan dalam kebahagiaan penuh cinta dan kasih serta bebas dari segala kebencian serta permusuhan.

Sumber : Status Facebook Aldira Maharani

Friday, February 14, 2020 - 08:30
Kategori Rubrik: