Vaksin Sudah Mulai Digunakan di Berbagai Belahan Dunia

ilustrasi
Oleh : Erta Priadi Wirawijaya
Hari ini 25,8 juta orang di berbagai belahan dunia sudah di Vaksinasi COVID19. Dari segi jumlah orang yang di Vaksin China memimpin dengan 9 juta orang, disusul oleh Amerika Serikat dengan 8 juta orang, Inggris dengan 2 juta orang. Tapi dari segi proporsi jumlah penduduk yang menang Israel, yang sudah melakukan vaksinasi untuk 20% penduduknya disusul oleh Uni Emirat Arab yang sudah melakukan vaksinasi untuk 10% penduduknya.
Kalau ditanya vaksin apa yang digunakan? China menggunakan Vaksin Inaktif buatan Sinopharm, yang katanya manjur mencegah timbulnya sakit COVID19 yang bergejala hingga 79%. Kalau ditanya kenapa menggunakan vaksin Inaktif? Pemerintah China bilang tidak mau ambil risiko atau gambling karena vaksin Inaktif adalah teknologi pembuatan vaksin yang sudah terbukti dan teruji selama puluhan tahun. Vaksin Sinopharm ini juga digunakan luas di Uni Emirat Arab. Vaksin Sinopharm & Sinovac ini sama-sama vaksin Inaktif, jadi soal tingkat keamanan dan efektifitas tidak akan berbeda jauh.
Negara lainnya seperti Amerika Serikat, UK, Israel dan sebagian besar negara Eropa menggunakan vaksin mRNA buatan Pfizer. Efektivitas vaksin mRNA memang terbukti tinggi, setidaknya setelah uji klinis beberapa bulan. Tapi jangka panjang belum teruji. Kita lihat saja nanti mana yang lebih berhasil.
Didoakan semua yang divaksin mendapat kekebalan yang diharapkan dan aman, karena kalau berhasil ya semakin cepat kita mengatasi pandemi ini, semakin cepat ekonomi jalan kembali, semakin sedikit orang yang sakit dan menjadi korban COVID19.
Sumber : Status Facebook Erta Priadi Wirawijaya
Tuesday, January 12, 2021 - 09:30
Kategori Rubrik: