Vaksin Nusantara

ilustrasi
Oleh : Midi Haryani
Presiden JOKOWI meminta KEMENKES yang saat itu masih dipimpin oleh dr Terawan, untuk mengembangkan vaksin yang dapat diberikan untuk anak, lansia dan komorbid. Dan pak Terawan rupanya segera bergerak bersama RS Karyadi dan AVITA BIOMEDICAL Inc.
Bekerjasama dengan AVITA BIOMEDICAL Inc CALIFORNIA, RSU Dr Karyadi Semarang membuat vaksin berbasis PERSONAL
Prinsipnya : sel DENDRITIK (sel yang bergerak sebagai penangkap benda asing) diambil dari sel darah putih DONOR.
Sel ini kemudian DIKENALKAN dengan virus Covid19. Proses pengenalan ini dilakukan di luar tubuh manusia.
Selanjutnya sel dendritik yang SUDAH PINTAR ini dikembangkan dan disuntikkan kembali sebagai VAKSIN dan diklaim AMAN untuk segala situasi komorbid, lansia atau anak.
Saya bukan vaksinolog, karena fokus keilmuan saya adalah DERMATO-IMMUNOLOGY. Jadi saya kurang paham apakah vaksin berupa SEL DENDRITIK PINTAR ini akan bisa memberikan kekebalan SEUMUR HIDUP.
Hanya sempat kepikiran, bahwa sel dendritik bukan NULL cell, apakah tidak justru memicu respons alergi bagi orang lain yang bukan pendonor sel dendritik ini ?
Tampaknya harus buka buku lagi nih
Sumber : Status Facebook Midi Haryani
Saturday, February 20, 2021 - 11:45
Kategori Rubrik: