UU Ciptaker : Uji Saja

ilustrasi
Oleh : Makinuddin Samin
 
Ada dua kertas kerja berisi kajian tentang Undang-Undang Ciptaker yang sudah beredar; kajian yang dilakukan oleh Dewan Mahasiswa Justicia Fakultas Hukum UGM dan kajian yang dilakukan WALHI Indonesia. Terlampir di bawah, silakan baca!
.
Kedua lembaga tersebut mengkaji dua subject berbeda. UGM mengkaji aspek formil undang-undang, sedangkan WALHI mengkaji aspek materiil (khususnya terkait dengan dampak lingkungan hidup).
.
Dua lembaga tersebut memberikan contoh sangat baik bagaimana berpolemik di bidang hukum. Bandingkan dengan pernyataan penolakan disertai kalimat-kalimat keras namun tidak disertai argumentasi, termasuk pernyataan sejumlah akademisi.
 
Aku berharap forum/serikat buruh juga melakukan kajian yang sama melengkapi dua kajian yang sudah ada. Berdasar kajian-kajian tersebut, semua pihak yang tidak menerima undang-undang tersebut bisa mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi.
.
Menempuh judicial review jauh lebih moderat dari pada mengambil jalan beresiko dengan melakukan penggalangan massa dan mengumpulkannya tanpa mematuhi protokal pencegahan penularan Covid-19. Hak-hak rakyat yang merasa dilanggar oleh undang-undang penting diperjuangkan, namun menjaga kesehatan dan keselamatan jiwa juga tak bisa diabaikan. Menghindari keburukan harus didahulukan dari pada meraih kebaikan; dar'ul mafaasid muqaddamun 'alaa jalbil mashaalih.
----------------------------------
 
Sumber : Status Facebook Makinuddin Samin
Thursday, October 8, 2020 - 10:00
Kategori Rubrik: