Utang Piutang

ilustrasi
Oleh : Ditya
Pagi tadi waktu ke kang sayur, yg pertama saya tanya adalah ada tempe gak?. Takutnya produsen tempe di Semrang ikutan mogok produksi, untunglah masih tersedia tempe tahu. Harganya tetap tapi ukurannya diperkecil sedikit. Ya susah juga kalau gak ada tempe tahu, itu makanan rakyat yg paling terjangkau. Makanan lokal tapi berbahan baku import.
Alasan kenaikan harga kedelai international diperkirakan karena Cina memborong produk kedelai dari Amerika sehingga harga kedelai international pun naik. Perang dagang Cina AS yg mulai melunak dibawah pemerintahan Joe Biden, membuka kesempatan Cina untk bisa mengimport sebanyak banyaknya kebutuhan dari Amerika. Alasan lainnya, adanya pemogokan buruh kedelai di Argentina yg jadi pemasok ketiga terbesar di dunia juga turut mengerek naiknya harga kedelai interntional. Semoga pasokan kedelai dunia kembali melimpah dan harga pun stabil.
Kenapa di Cina kebutuhan melonjak saat ini?
Kedelai di Cina selain untuk industri makanan, juga digunakan untuk makanan ternak. Nah setelah mengalami wabah covid, Cina ingin memulihkan lagi industri peternakannya. Ini salah satu alasan kenapa import kedelai Cina melonjak.
Bagaimana dengan kedelai lokal?
Saya ingat waktu kuliah dulu pernah ngobrol sama produsen tahu tempe di Salatiga. Selama ini mereka selalu menggunakan kedelai import. Saat saya tanya kenapa tidak pakai kedelai lokal, alasannya; kedelai lokal bentuknya enggak seragam dan butirannya kecil-kecil jadi kurang menarik utk dibuat jd tempe, kualitasnya kurang bagus utk dijadikan tempe dibandingkan kalau pakai kedelai import, pasokan gak stabil, harganya fluktuatif, akhirnya mereka kerepotan untuk menghitung ongkosnya. Ya memang benar sih, salah satu prinsip usaha adalah kestabilan harga dan pasokan.
Mungkin belum banyak yg diketahui soal kedelai, bahwa kedelai itu aslinya tanaman empat musim bukan tanaman tropis. Untuk bisa mensiasati kekurangan tersebut dibutuhkan teknologi lebih canggih supaya kedelai lokal bisa berkualitas seperti kedelai import. Itu jika negara mau konsen pada industri pertanian kedelai.
Riset, pengembangan, dan teknologi pertanian kedelai di Amerika itu industri jutaan dollar dan tiap tahun semakin maju. Kalau dibandingin sama Kedelai lokal ya semakin lama semakin kentara bedanya. Apakah disengaja supaya kita selalu import kedelai? gak tahu
Pertanyaannya, apakah kedelai lokal akan mampu memenuh kebutuhan kedelai jika harga kedelai import terus merangkak naik?
Sumber : Status Facebook Ditya
Tuesday, January 5, 2021 - 09:30
Kategori Rubrik: