"Ustadz" Panji Pragiwaksono

Ilustrasi

Oleh : Imam B Prasojo

Gaya millenia memang agak berbeda. Mereka terkesan bercanda tapi sering mengena. Inilah gaya kalangan berselera muda. Anda bisa tak setuju. Tapi itulah kenyataannya.

Saya harus akui, ucapan Pandji Pragiwaksono dalam "Stand Up Comedy" kali ini, sarat dengan isi. Pesannya cukup tajam, terutama bagi telinga yang terlanjur monoton, tak terlatih berbeda. Sudah pasti, ada di sana yang tak setuju. Tapi tak perlulah meradang, meluapkan emosi tak terkendali. Anggaplah ini sebagai "sparing partner" dalam mengasah otak, memandang realita.

Apa mau dikata, anak muda zaman kini, memiliki logika sendiri. Mereka hidup dalam abad informasi. Beragam ucapan membanjiri telinga dan hati setiap hari. Dari yang lembut hingga yang keras, tercerna. Mungkin ada di benak mereka, kemuakan tak lagi terbendung, melihat banyaknya suara di kanan kiri yang serba menghakimi. Karena itulah, mereka bereaksi. Biarlah mereka ungkapkan dengan gayanya sendiri.

Haha...tak usah gelisah, kalau ada di antara kita tak setuju dengan candaan yang ia lontarkan. Anggaplah ini sekedar cetusan hati anak muda yang tengah bergulat mencari jati diri di tengah semrawutnya beragam ekspresi yang banjir tak henti-henti.

Sumber : Status Facebook Imam B Prasojo

Friday, February 2, 2018 - 10:15
Kategori Rubrik: