Ustadz Merangkap Produser Film Ecek-Ecek

ilustrasi

Oleh : Borni Kurniawan

Dalam video terlampir, Habsyi bergaya sok sedang menasehati warga NU. Padahal orang-orang yang dalam actingnya diskenariokan sebagai warga NU, ternyata orang-orang bawaan Habsyi sendiri. Settingan tempat di masjid PBNU lt 1. Dengan alasan mampir dan numpang sholat, tapi ditambah prosesi pembuatan film/video. Tema yang diangkat menyindir isi ceramah Kiai Muwafiq yg beberapa waktu lalu viral. Simak dengan seksama, ada perkataan dia "kasihan Hasyim Asy'ari".

Bila dia NU apalagi cinta NU, maka akan sukar baginya berkata atau menyebut mahaguru para ulama nusantara tersebut seperti panggil teman sendiri. Kiai NU selalu ngajarkan kepada santri menyebut nama gurunya, pasti tidak jangkah, atau langsung sebut nama yg bersangkutan. Pasti ada sandangan, pak kiai, mbah kiai, hadratusyeh dst...

Kelakuan, tepatnya kebencian Habsyi, salah satu pentolan kadrun ini sudah keterlaluan. Pertama, sholat dijadikan alasan agar bisa masuk ke masjid PBNU dan menjadikanya sebagai lokasi shooting. Kedua, masjid digunakan untuk shooting film yang isinya menebar kebencian, menghasut dan agitasi sekalipun dengan mengangkat kisan nabi muhammad, yg kemudian kebencian itu ditujukan pada warga NU untuk membenci Kiai Muwafiq.

Ketiga, saru, mengaku-ngaku NU tapi mengadu domba warga NU. Keempat suul adab, menyebut Mbah Kiai Hasyim Asyari, setara dengan memanggil nama teman sebaya.

Dari tingkah kupret ini, kiranya ini menjadi pembelajaran bagi kita warga NU pertama, infiltrasi para pembenci NU ke tubuh NU semakin nyata, bahkan tempat sekelas masjid PBNU dijadikan latar produksi film bermuatan adu domba dan hasutan.

Kedua, penisbahan diri individu pembenci NU yg mengklaim dirinya NU adalah cara mereka masuk ke komunitas NU. Istilah kasarnya mereka sedang mengamalkan ilmu bunglon, hewan mimikri. Ketiga, mereka tidak menghormati aset NU, makanya mari kita jaga aset NU dari keculasan moral bani kadrun.

Sumber : Status facebook Borni Kurniawan

Friday, December 13, 2019 - 12:30
Kategori Rubrik: