Ustadz, Kita Shalat Ied Dimana?

ilustrasi

Oleh . Ahmad Sarwat, Lc.,MA

Sejumlah panitia Shalat Ied saat ini pasti lagi ramai membicarakan rencana menggelar kembali shalat Ied berjamaah di lapangan atau masjid.

Gara-garanya apalagi kalau bukan MUI yang bilang boleh mengadakan Shalat Ied di masjid atau lapangan, asalkan memenuhi syarat. Padahal kurva masih tinggi dan sama sekali tidak ada tanda gejala bahwa kita sudah bebas wabah covid 19.

Tentu agak bertentangan dengan apa yang sebelumnya MUI bilang bahwa tidak boleh berjamaah di masjid, termasuk shalat Jumat pun tidak boleh.

Lho kok tiba-tiba MUI sendiri yang bilang boleh menggelar shalat Ied?

Saya sih tidak mau meributkan apa yang sebenarnya berkecamuk di dalam kepala para petinggi MUI dan juga tidak mau berprasangka buruk. Saya bersabar untuk tidak menyinyiri apa-apa yang sekiranya kurang sreg. Karena boleh jadi saya yang tidak tahu saja.

Masak asal tidak sreg lantas nyinyir, kayak anak kecil yang merajuk. Biar bagaimana pun kita punya kedewasaan juga lah.

Tapi pengumuman kebolehan menggelar shalat Ied itu sontak membuat panitia sibuk menggelar rapat mendadak. Babnya apalagi kalau bukan menakar seberapa siap kita menggelar shalat Ied.

Saya pribadi juga ikut jadi bingung. Soalnya masjid tempat yang seharusnya saya menyampaikan khutbah Idul Fithri tahun 2020 ini sejak awal sudah menyatakan membatalkan.

Tapi jadi buyar gara-gara ada izin, maka mereka menggelar rapat. Saya diminta stand-by, kalau rapat memutuskan jadi digelar, saya diminta tampil berkhutbah.

Giliran saya yang ketar-ketir. Sebab saya sendiri sejak awal sudah yakin kita akan shalat Ied di rumah masing-masing saja untuk Idul Fithri tahun 2020 ini. Kok tiba-tiba malah diminta khutbah di tengah wabah yang sama sekali tidak menunjukkan angka korban yang turun. Kurvanya belum melandai sama sekali.

Maka saya ajukan syarat-syarat yang 'cukup berat' kalau panitia masih ngotot mau menggelar shalat Ied.

Kebetulan tadi pas sahur masuk WA dari panitia. Kabar baik, mereka sepakat TETAP TIDAK MENGGELAR SHALAT IED.

Alhamdulillah. Beban saya langsung terasa ringan. Plong . . .

So, besok saya tetap Shalat Ied tapi di rumah saja. Tetap jadi khatib dan imam juga sih, cuma bedanya tidak ada spanduk, tidak ada penjemputan dari panitia, juga tidak ada amplop.

Sesekali lah khutbah idul Fithri itu yang ikhlas lillahi ta'ala

Wahaha

Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat Lc MA

Wednesday, May 20, 2020 - 21:30
Kategori Rubrik: