Usir Rob Allyn Dari Indonesia

ilustrasi

ROB ALLYN SANG KONSULTAN KAMPANYE

RedaksiIndonesia-Dua hari ini kembali ramai para netizen membicarakan sosok satu ini setelah 4 tahun dilupakan. Penggiat medsos banyak yang unggah video saat Allyn menemui Prabowo hingga SBY yang disebelah Prabowo dilupakan.

Lalu siapakah Rob Allyn ini sebenarnya. Warga Amerika Serikat yang lahir 18 Oktober 1959 ini sejatinya berprofesi sebagai penulis dan produser film kawakan. Namun pada perkembangannya iapun terjun sebagai konsultan politik di Amerika dan mancanegara.

Sosok ini dikenal sebagai masternya rekayasa, dan ahli plintir atau pemutarbalikan fakta. Kebenaran pun bisa direkayasa seolah menjadi suatu kesalahan dengan cara yang keji, tanpa peduli dengan polarisasi atau perpecahan yang ditimbulkan akibat ulahnya. Dia hanya peduli dengan kemenangan untuk orang yang membayarnya.

Berbagai propaganda hitam, hoax dan ujaran kebencian rajin diproduksi Rob Allyn secara masif dan sistematis guna menyudutkan lawan politik yang menyewanya. Dan penyebaran dilakukan dengan berbagai cara sehingga sebuah fitnah yang biadab seolah menjadi kebenaran serta dianut oleh kalangan yang nalar dan akal sehatnya sudah tertutup kebencian dan kebodohan.

Rob Allyn bukan orang sembarangan. Dia perancang kampanye George Bush untuk menjadi Gubernur Texas, dan berada di tim pemenangan Bush untuk menjadi Presiden Amerika Serikat pada tahun 2000 dan 2004. Tapi yang paling menarik adalah ketika ia menjadi konsultan politik calon presiden Meksiko, Vincente Fox yang menumbangkan Partai Revolusi Institusional yang sudah berkuasa di Mexico selama 71 tahun.

Rob Allyn tidak bekerja untuk memenangkan ideologi tertentu. "I'm just a businessman, not politician”, ujarnya di majalah D Magazine pada tahun 2001. Halmana, perusahaan yang ia pimpin dikenal sangat aktif mengkampanyekan hak kaum gay dan lesbian baik di AS maupun di negara lainnya di dunia.

Apa yang terjadi di Indonesia saat ini sangat mirip dengan pola yang diterapkan Rob Allyn. Berbagai kebohongan, fitnah, rekayasa dan hoax terus menerus menghantam Jokowi, seperti halnya tuduhan sebagai PKI, Fobia Islam, antek asing aseng dan lain sebagainya.

Ron Allyn sendiri membantah bahwa ia berada di belakang kampanye hitam kubu Prabowo saat itu. Ia mengaku hanya menjadi pembuat iklan politik televisi bermuatan pesan positif. Namun dengan reputasinya yang sedemikian koncer, kehadiran Rob Allyn untuk sekedar membuat iklan tentunya bisa menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat.

Pertanyaan yang sangat mendasar, apakah untuk Pilpres 2019 ini Rob Allyn kembali disewa oleh Prabowo-Sandi? Kalau iya, apakah ia akan bermain dengan strateginya yang menghalalkan cara? Sungguh menakutkan bila ini terjadi di negeri yang dulu dikenal damai.

"Salam Cerdas untuk NKRI Gemilang"

Sumber : Status facebook group Baramuda Indonesia
 
Wednesday, January 16, 2019 - 12:15
Kategori Rubrik: