Urung Dipecat, Manajer Indosat Rico Ferajab Ditindak Tegas

REDAKSIINDONESIA-Riko M Ferajab, Manajer Business Intelligent & Reporting PT Indosat Ooredoo yang status-statusnya di media sosial penuh dengan kebencian dan caci maki terhadap pemerintah, beruntung tidak dipecat dari pekerjaannya. Namun perusahaan tempatnya bekerja memperingatkan yang bersangkutan. Sedangkan CEO Indosat, Alexander Rusli melalui akun Twitter, Senin (5/6/2017) memastikan ada tindakan tegas kepada Riko M Ferajab. Namun tak dijelaskan tindakan tegas seperti apa yang diberlakukan.

Salah satu status yang provokatif sekaligus ujaran kebencian yang ditulis dengan latar belakang warna merah d Facebook berbunyi: "Hanya antek komunis yang teriak-teriak Saya Pancasia." Dia juga menulis ujaran kebencian lainnya: "Semoga Allah SWT berkenan untuk mengamanahkan kekuasaan kepada habib agar bisa menegakkan keadilan di negeri ini dg seadil2nya. Dan menyeret orang2 zalim yang saat ini berkuasa, serta siapapun yg punya andil dlm kriminalisasi para ulama dan fitnah2 thd umat Islam, hingga ke pengadilan dan tiang gantungan." Status itu diberi tagar "kamiBersamaHRS" dan "PSHRfor2019".

 
Sementara itu siaran pers resmi Indosat menyatakan, Indosat Ooredoo adalah perusahaan yang selalu mentaati seluruh peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia. Secara internal perusahaan juga konsisten menerapkan good corporate governance di dalam kegiatan bisnisnya. Indosat Ooredoo berdiri di Indonesia untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan pembangunannya melalui medium teknologi dan komunikasi sesuai dengan UUD 45, Pancasila dan hukum serta perundangan yang berlaku.
 
Perusahaan menghargai hak setiap pegawai dalam berpendapat, maupun menyalurkan aspirasi politik. Setiap pendapat pribadi dan aspirasi politik pegawai, merupakan tanggung jawab dan hak pribadi masing-masing, termasuk pengungkapan dan penyebarannya di sosial media namun patut diketahui bahwa hal tersebut harus sesuai dengan etika, peraturan dan perundangan yang berlaku serta mendukung persatuan masyarakat dan berbangsa.
 
Penyampaian pendapat dan aspirasi politik oleh pegawai Indosat Ooredoo di sosial media, merupakan hak dan tanggungjawab individu bersangkutan, serta TIDAK ada kaitannya dengan sikap perusahaan. Indosat Ooredoo memiliki mekanisme internal yang secara tegas menghimbau seluruh pegawai agar senantiasa bijak dalam menggunakan sosial media.
 
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang merupakan pedoman internal perusahaan secara tegas melarang pegawai untuk menyebarkan konten atau informasi yang bersifat provokatif atau menghasut. Pegawai Indosat Ooredoo juga tidak diperbolehkan mengatasnamakan perusahaan dan memakai atribut perusahaan dalam bentuk apapun saat mengemukakan opini pribadi di sosial media, maupun pada saat melakukan kegiatan politik.
 
Perusahaan juga secara aktif dan berkala mengingatkan pegawainya terhadap peraturan-peraturan dan himbauan perusahaan terkait hal ini. Terkait dengan isu di publik bahwa terjadi pemecatan terhadap karyawan yang menyampaikan pendapatnya di social media, bersama ini disampaikan bahwa Indosat Ooredoo tidak melakukan hal tersebut.
 
(Sumber: Siaran Pers Indosat Ooredoo)
Monday, June 5, 2017 - 19:45
Kategori Rubrik: