Unjuk Gigi di Pelantikan?

Oleh: Iyyas Subiakto

 

Teman saya nanya apakah saya akan ke Jakarta saat pelantikan Jokowi. Saya jawab tidak. Kenapa katanya, saya jawab lagi, uang tiket pp dan hotel serta makan selama di Jakarta +/- 2jt, akan saya sumbangkan ke Wamena atau mana saja sbg tanda duka atas kejadian kerusuhan yg dipicu oleh rasa ketidak puasan sebuah ke gagalan dalam persaingan.

Pelantikan yg konon akan dihadiri jutaan pendukung Jokowi hanya akan menambah keterbelahan diantara kita. Ngapain pelantikan dijadikan unjuk kebolehan, gak dihadiri para fans juga Jokowi akan tetap dilantik sbg presiden yg menang pilpres. Keamanannya pasti dijaga pasukan, baik Polisi maupun TNI. Terus kita mau apa, buat macet Jakarta, apa mau nandingi mahasiswa, mau nakut-nakuti, apa agar dibilang pendukung Jokowi kompak. Kalau saya bilang malah norak.

 

Kekompakan kita sdh terbukti memenangkan Jokowi, jd tak perlu lagi pakai memutihkan Jakarta, putihkan saja tindakan kita utk Indonesia dgn bersimpati kepada Papua yg masih menyimpan bara.

Kondisi negara lagi panas, walau kita tau siapa yg beringas, tapi kan sudah diurus petugas. Ada +/- 1 jt pasukan TNI-POLRI yg selalu jeli mengawasi setiap inci negeri ini, kalau tidak bgmn sang Dosen bisa di tangkap, apa yg akan terjadi dgn Jakarta. Kalau nanti lautan manusia pawai kemenangan untuk unjuk kekuatan apa tidak membahayakan, belum lagi petugas harus mengamankan kalian, dan sekaligus harus menjaga tempat pelantikan, apa malah kalian datang bkn merepotkan.

Kasian Jokowi, 5 thn memerintah terus diganggui, kampanye tak henti di caci maki, menang tetap diserang, koalisinya rebutan kursi oposisi gak mau ketinggalan, apa belum puas maki-maki, sekarang malah minta posisi. Eh negarawan yg harusnya menjadi panutan, malah melengos gak mau salaman. Kasian si kawan, tapi tak perlu kita ambil hati, toh drama begini pasti terjadi 5 thn sekali, setelah itu cipika cipiki..

Saran saya buat gerakan simpati berempati, kumpulkan dana bantuan utk Papua agar bisa meringankan beban saudara kita disana, bukan malah ngeramein pelantikan, substansinya diabaikan.

Teman saya msh penasaran, dia tanya lagi,..jd bener ya gak ke Jakarta. Saya jawab sambil balik badan, nanti saja pelantikan presiden kedelapan di Kalimantan !!!

 

(Sumber: Facebook Iyyas Subiakto)

Monday, October 7, 2019 - 09:00
Kategori Rubrik: