Umpan Lambung Pak Menteri yang Langsung disambar

ilustrasi

Oleh : Barokah Sunny

Fakta kalau Radikalisme itu ada. Pancingan Menteri Agama dengan umpan yang sedikit langsung disambar letupan bemunculan suara-suara pembelaan. Bisa jadi mereka yang membela itulah yang raikal. Sementara para tokoh ulama kiyai yg merasa tidak radikal tenang-tenang saja.

Radikal menurut saya bukan semata bermana kekerasan fisik. Hakikat radikal ialah merasa paling benar, paling bersyariah, paling beragama dan paling berhak masuk syurga, lalu menyalahkan orang yang tidak sepemahaman. Pengalaman saya di masjid yg saya kelola, bahwa amalan yg selama ini sudah berjalan dianggap oleh mereka sebagai kemungkaran yg harus mereka perangi dan mereka musnahkan.

Masyarakat sesungguhnya sudah tahu siapa-siapa tokohnya dan juga pengikutnya. Maka demi membela diri agar masyarakat bisa menerima keberadaannya, mereka para tokoh radikal bersuara menunjukkan bahwa merekalah yang paling benar. Untuk meyakinkan masyarakat, maka dipamerkanlah pendidikan kesarjanaanya yang semua dari Arab, pamer pengetahuan paling ngerti bahasa Arab, paling paham Al Quran, paling ngerti sejarah, dan bahkan mengaku mendapatkan penghargaan gelar kehormatan dari luar negeri. Mungkin saking merasa paling benar dan merasa menjadi wakil Tuhan sampai mengajak berdebat dengan Menteri Agama yg purnawirawan TNI. Tidak tanggung2 tantangan debat itu jika kalah siap dipenjara. Ah..... ustadz kok emosian. Ini bukan zaman raja atau kholifah Islam tadz.... lebay itu. Padahal yang disampaikan Menteri Agama itu tentang aturan pakaian pegawai negeri atau pns dan ketentuan umum dalam berbangsa bukan BERAGAMA. Saya menduga tokoh-tokoh tersebut gagal paham atau sengaja memprovokasi dan membuat gaduh.

Hanya orang yang berbuat yg merasa berat. Hanya orang yg punya niat tertentu yang merasa terganggu ketika diterapkan aturan dan rambu-rambu.

Ada upaya melemahkan aturan kementrian dan membangun opini bahwa pelarangan cadar itu dianggap anti Islam dan itu salah besar. Pelarangan cadar cingkrang hanya antisipasi gerakan yang sering menggunakan cadar cingkrang karena khuyalak. Karena dingkari atau tidak 90 persen para radikalis memakai pakaian tersebut.

Sekali lagi tidak ada kata haram. Silahkan dipakai tapi jarangan di ASN dikamarnya atao dimana yang penting jangan dikantor. Kalao akhi ukti ribet ya keluar aja dari PNS.. simpel aja..

Sumber : Status Facebook Barokah Sunny

Tuesday, November 12, 2019 - 10:30
Kategori Rubrik: