Tunggu 50 Tahun, Akhirnya Blok Mahakam Dikelola Indonesia

Ilustrasi

Oleh : Risky Pratama

Pengelolaan cadangan minyak dan gas bumi di Blok Mahakam, Kalimantan Timur akan beralih ke PT Pertamina (persero). Sebelumnya, Blok Mahakam dioperasikan oleh Total E & P Indonesia (TEPI). Namun, Kementerian ESDM tidak memperpanjang kontrak tersebut sehingga kontrak berakhir pada 31 Desember 2017.

Hal ini patut disyukuri. Hasil dari kerja keras yang alot dari pemerintah pusat juga daerah. Setelah ini, rasa nasionalisme haruslah lebih kental lagi dari sebelumnya. Karena, di dalamnya banyak pejuang bangsa sendiri terlebih sudah diambil alih oleh Pertamina.

Sejauh yang saya tahu, dulu di era SBY sekitar tahun 2012-2013 Pertamina mempunyai peluang untuk mengambil alih dari perusahaan Perancis (Total) namun proses masih tetap proses dan berujung "menggantung". Banyak kalangan berspekulasi bahwa ada faktor kesengajaan atau pembiaran sebagai strategi Total menekan Pemerintah RI. Namun kini, kita punya Kementrian ESDM yang dipimpin oleh pak Ignasius lalu di atasnya ada seseorang kurus kering dan koppig. Silahkan saja jika ingin uji beliau.

Prospek geologi Mahakam masih menjanjikan: pernah memiliki cadangan gas awal 23 triliun kaki kubik, tetapi setelah dikuras 50 tahun, hingga akhir 2017 diperkirakan menyisakan cadangan gas 2 triliun kubik kaki. Potensi tambahan cadangan hasil eksplorasi pascaterminasi diperkirakan 4-6 triliun kaki kubik. Walhasil, Mahakam masih menyimpan cadangan gas cukup besar. Memang tak lagi jadi prima- dona, tetapi masih strategis bagi RI memenuhi kebutuhan gas domestik maupun ekspor. Akhir kata, alhamdulillah.. ini adalah kabar baik di awal tahun 2018.

Sumber : Status Facebook Risky Pratama

Monday, January 1, 2018 - 21:30
Kategori Rubrik: