Tukang Nyinyir, Kalian Menghina Mereka

Ilustrasi

Oleh : Damar Wicaksono

Setelah unggahan saya dan sebagian kawan2 kemaren2 yang mengcounter kritik nyinyir tanpa data dari politisi2 oposisi (masalah impor pangan, masalah hutang negara, manajemen arus mudik, holdingisasi BUMN, pembangunan infrastruktur, biaya pembangunan LRT/km), banyak sekali temen2 di pemerintahan menjapri saya menyatakan dukungan

Temen2 itu dari Kemenhub-TNI/Polri yang merasa kecewa kerjanya mengawal arus mudik dilecehkan oleh politisi tak berbudi

Temen2 itu dari BUMN Karya yang marah karena dianggap menjadi pemboros uang negara di infrastruktur yg mereka bangun.

Temen2 itu dari BUMN Transportasi yang merasa dilecehkan karena dianggap mark up anggaran membangun infrastruktur (termasuk LRT yg kemaren)

Temen2 itu dari beberapa K/L yang berkaitan dengan manajemen keuangan dan hutang negara, yang melihat sebagian rekan2 birokratnya sndiri malah support pernyataan2 ngawur dari politisi2 tak berbudi

Sebagian kawan2 itu bahkan bukan pemilih Presiden Jokowi. Mereka orang2 profesional yang menahan diri tak berkomentar nyinyir dan miring kepada Presiden di medsos, karena sadar periuk nasi mereka ya di profesionalitas mereka. Tentu mereka kecewa kerja keras mereka dilecehkan atau direndahkan oleh hoaks yang sengaja disebarkan

Kita lawan narasi2 buruk dan fitnah dari oknum2 politisi itu untuk Anak2 kita. Anak2 yang akan tumbuh menjadi pemuda, yang bisa putus asa karena melihat dunia politik kotor sekali. Padahal sebagian karena dirusak oleh orang2 durjana itu

Ini bukan lagi urusan pribadi. Ini adalah urusan masa depan anak cucu kita. Yang seharusnya melihat negara ini dikelola oleh tentu saja pemerintahan yang bersih dan transparan. Yang diawasi oleh oposisi yang gentleman, bukan pengecut

Para pengecut, yang berbicara memanfaatkan ruang publik (video dan fanpage di medsos atau televisi), untuk menyebar kebencian, hoaks dan kritik tanpa data. Demi kepentingan pribadi mereka

Sumber : Status Facebook Damar Wicaksono

Saturday, June 23, 2018 - 21:15
Kategori Rubrik: