Tuhanmu Egois

ilustrasi

Oleh : Budi Santoso Purwokartiko

J. Mas nggak mau beli rumah? Murah lho.
B. Berapa harganya?
J. Sekitar Rp500an juta.

B. Wah aku nggak punya duit kas segitu. Baru beberapa bulan kerja. Kira2 boleh kredit?
J. Oohh..kita nggak melayani kredit. Nggak ada tuntunannya.

B. Buat karyawan baru seperti saya kalau harus tunai berat bro.
J. Ya gitu sistem jual beli kami.
B. Coba saya cari pinjaman bank dulu. Kalau disetujui biar saya bayar kas.
J. Oh nggak boleh...kita nggak mau berhubungan dengan bank.
B. Saya kok mas yang mau pinjam. Risiko pengembalian di saya.

J. Tapi maaf, kami tidak mau.
B. Terus gimana orang seperti saya pingin punya rumah?
J. Ya nabung dulu, kalau sudah terkumpul baru beli.

B. Sampai tua nggak akan terkejar harganya. Sampeyan itu bisnis atau menyiksa orang?
J. Ya beginilah cara berbisnis kami yang sesuai hukum Allah. Memang berat syariahnya.
B. Tuhanmu kok egois ya mas...??

(Kejadian nyata di Bandung, dialami mantan mahasiswa saya. Dialognya tidak persis begitu. Tapi garis besar ceritanya begitu)

Sumber : Status Facebook Budi Santoso Purwokartiko

Friday, July 12, 2019 - 09:45
Kategori Rubrik: