Tsunami

ilustrasi
Oleh : Ahmad Sarwat
Pada dasarnya tsunami itu ombak juga. Kalau kita liburan ke pantai, justru bermain-main dengan ombak itu jadi hiburan. Bisa main ombak pakai ban, banana boat, atau juga bisa berselancar di atas ombak.
Tapi semua itu kalau ombaknya normal. Begitu ukurannya sudah setinggi pohon kelapa, yang ada justru kita ambil langkah seribu. Selamatkan diri masing-masing.
Kalau ombak baru setinggi 2-3 meter, beberapa nelayan masih ada juga berani mengarungi laut. Tapi kalau sudah tsunami, jalan satu-satunya adalah jauhi laut dan garis pantai.
Sebab kekuatan tsunami itu sangat besar. Tsunami bisa meratakan semua bangunan di atas tanah. Apapun benda di depannya akan diterjangnya. Jangan sekali-kali bermain-main dengan tsunami.
Padahal sih kalau dipikir-pikir tsunami itu sebenarnya kan air juga. Dan kita hidup butuh air. Tiap hari kita kan minum air, pakai air dan bermain air. Air itu sumber kehidupan.
Tapi kalau airnya membentuk tsunami, maka ini bukan air yang biasanya. Air yang justru harus kita jauhi. Air yang akan mencabut hidup kita.
Kalau pas lagi terjadi gelombang tsunami, jangan dilawan apalagi sok menentang arus. Biarkan saja tsunami lagi mau mengamuk di pantai dan merobohkan semua yang ada di hadapannya.
Biarkan sampai puas sepuas-puasnya. Kan jarang-jarang juga tsunami punya kesempatan ngamuk. Sesekali kasih lah kesempatan. Kasihanilah tsunami, karena sudah agak lama nunggu-nunggu kesempatan. Masak mau dilawan juga.
Kita selamatkan diri saja dulu.
Sumber : Status Facebook Ahmad Sarwat
Thursday, March 4, 2021 - 09:15
Kategori Rubrik: