Tri Rismaharini

ilustrasi

Oleh : Aru Martino

Salah satu hal yg paling saya kagumi dari sosoknya adalah,

"Dia tidak peduli dg jabatan dan nama baik".

Demi untuk warga yg dicintainya, dia rela melakukan tindakan yg menurut sebagian orang sbg tindakan yg lebay.

Saya sangat paham sekali dengan apa yg dirasakan beliau karena beliau selalu memposisikan dirinya sebagai ibu bagi warganya.

Seorang ibu yg mencintai anak-anaknya pasti akan melakukan apapun juga demi kebaikan anak-anaknya.

Jangankan untuk bersujud dan menangis, leherpun akan dia korbankan utk anak-anaknya.

Kenapa saya bisa berpendapat seperti itu?

Karena saya mendapatkan gambaran ttg kasih sayang seorang ibu dari mama kandung saya.

Di saat papa saya mengabaikan kehidupan istri dan anak-anaknya.

Di saat itu juga mama saya berani mengambil keputusan dan merelakan harga dirinya menjadi terlihat rendah dihadapan banyak orang.

Mama ambil keputusan yg sangat berani demi supaya anak-anaknya bisa hidup dan bisa sekolah.

Dulu saya malu dengan keputusan yg diambil mama saya.

Sampai suatu ketika Tuhan kasih saya pengertian ttg kasih seorang ibu.

Seorang ibu yg mengasihi anak-anaknya dengan tulus akan melakukan apapun juga demi kelangsungan hidup anak-anak yg dicintainya.

Jangankan dengan cara menjatuhkan harga dirinya, leherpun pasti akan dia korbankan supaya anak-anaknya tetap bs hidup.

Pengertian itulah yg akhirnya membuat saya bisa menerima keputusan mama saya dengan lapang dada.

Jalan yg diambil mama saya mungkin jalan yg dilarang agama, tetapi keputusannya telah menyadarkan saya betapa besarnya pengorbanan seorang ibu ketika dia mencintai anak-anaknya.

Itu sebabnya kenapa dimata saya apa yg dilakukan Ibu Risma bukanlah sebuah tindakan yg lebay.

Saya justru melihatnya sebagai ekspresi dari kasih sayangnya yg besar terhadap warga yg dipimpinnya.

Buat Bu Risma, saya respek dengan apa yg ibu lakukan 

Sumber : Status Facebook Aru Martino

Wednesday, July 1, 2020 - 08:45
Kategori Rubrik: