Tips Dipuja-Puji Jamaah Mamat Mimin

Oleh: Sumanto Al Qurtuby

 

Bagaimana caranya atau tips apa saja supaya dipuja-puji oleh jamaah Mamat-Mimin?

Apakah kita perlu pandai berbahasa Arab, mahir kitab kuning dan kitab putih, hafal Al-Qur'an dan Hadis, serta menguasai sejarah dan kajian-kajian keislaman? Tidak perlu. Banyak yang ahli di bidang ini tapi tetap dimusuhi, difitnah, dan dicaci maki. Sebaliknya, banyak yang nggak tahu apa-apa dan nol-njendol di bidang ini malah dipuja-puji.

 

 

Apakah kita perlu berjubah dan berjenggot atau berjidat item bagi laki-laki atau berjilbab bagi perempuan? Tidak perlu. Banyak yang berbusana dan berpenampilan model begini tapi tetap disatroni, dihujat dan dibully. Sebaliknya, banyak yang tak bergamis dan tak berjenggot yang dipuja-puji.

Apakah perlu "menjadi Arab" dan jangan "menjadi China"? Tidak perlu. Karena mereka juga menghujat, mengfitnah, dan memusuhi sejumlah tokoh Arab, dan sebaliknya memuja-muji sejumlah tokoh dan toko China he he.

Lalu, syaratnya apa dong supaya dipuja-puji jamaah Mamat-Mimin?

Sayaratnya mudah kok. Dijamin bener-bener DP 0% deh. Tidak pakai tipu-tipu kayak si anu. Sayaratnya cuma ada empat doang: (1) memaki Pak Jokowi, (2) menghujat Koh Ahok, (3) memuji "Bang Toyib", dan (4) mendukung "Wan Abud". Itu ajah. Mudah kan bok?

Kalau sudah melakukan dengan istiqamah empat hal ini, dijamin Anda akan dipuja-puji dan dicintai dengan sepenuh hati oleh jamaah Mamat-Mimin. Tak perduli Anda bego kek, non-Muslim kek, China kek, berkolor kek, berkutang kek, berkumis kek, berbatik kek, berblangkon kek, tekek kek...

Tapi ya untuk apa dipuja-puji jamaah Mamat-Mimin. Emang gue cowok apaan, mau dipuja-puji rombongan semprul Mamat-Mimin?

 

(Sumber: Facebook Sumanto AQ)

Tuesday, February 6, 2018 - 22:00
Kategori Rubrik: