Tim Najwa Bongkar Praktek Kotor Bisnis Kapling Trotoar Tanah Abang

REDAKSIINDONESIA-Beberapa waktu belakangan Pasar Tanah Abang, di Jakarta Pusat selalu dalam sorotan.

Hal ini tak lepas dari dilegalkannya Pedagang Kaki Lima yang berjualan di trotoar jalan disekitar pasar tersebut.

 

 

Ternyata PKL sangat subur memenuhi trotoar. Namun, dalam hal ini ternyata ada fakta yang sangat mengejutkan. Yaitu, praktik jual beli trotoar illegal untuk lapak PKL.

Borok dari transaksi di trotoar ini telah dibongkar dari tim Buka Mata, yang dipegang oleh Najwa Shihab seorang mantan Anchor News dari salah satu TV swasta di Indonesia. Praktek kotor itu diulas Najwa dalam video "Buka  Mata" yang kini sudah menjadi viral.

Tiap kapling di trotoar dijual seharga Rp 1 juta hingga 2 juta bagi pedagang yang ingin berjualan di areal tersebut. Nilai trotoar sepanjang 950 meter dari Jalan Raya Jatibaru hingga Jalan Kebon Jati ini, per bulan sekitar Rp 1,4 miliar mampu diraup dari jual beli illegal trotoar.

Rupiah yang dibayarkan ini, istilahnya untuk uang pemutihan, disetor setiap bulan. Bahkan, dari hasil tersebut masih ada asih ada “setoran” lain untuk harian.

Bisa dikatakan “setoran” ini untuk membantu keamanan pada PKL dari penggusuran aparat Pemprov DKI Jakarta. Dituturkan pula, ada dua kelompok yang “menjaga” Tanah Abang, salah satunya organisasi masyarakat.

(sumber: Tribunnews.com)

Sunday, December 31, 2017 - 07:15
Kategori Rubrik: