Tidak Boleh Sama, Harus Melebihi

ilustrasi
Oleh : Eddy Sinang Trenggono
 
Dengan persaingan saat Pilgub 2017 yang luarbiasa panas, sampai seolah hampir beresiko meretakkan hubungan atau. membuat konflik horizontal antar warga DKI dan Indonesia.
Seharusnya setelah merebut posisi GUBERNUR Anies mampu menunjukkan kinerja dan prestasi yang jauh melebihi Ahok.
 
Dengan kegaduhan dan pengorbanan yang besar dari seluruh warga DKI dan Jabodetabek.
Prestasi Anies tidak boleh hanya sama, tetapi harus jauh melebihi prestasi pejabat yang di ganti.
Apalagi kalau prestasi malah dibawah sebelumnya itu namanya apes.
Kalau hanya sama untuk apa ada penggantian?
 
Memang sangat berat mengganti posisi orang yang sebelum nya telah berprestasi bagus ( walau karakternya dinilai sebagian warga Minus) .
 
Ahok terlanjur telah menetapkan standard prestasi yang tinggi untuk pelayanan kepada masyarakat, pembangunan sarana prasarana, transparansi , pemanfaatan IT, pembenahan birokrasi dll
Pemilih 58% dari penduduk Jakarta atau malah 100% penduduk DKI tentu mengharap kemajuan kemajuan yang lebih dari sebelumnya dan prestasi Pak Anies bisa melebihi standard sebelumnya.
Jakarta adalah wajah Indonesia dimata dunia, wajar jika 265 juta rakyat seluruh Indonesia juga sering dan merasa berhak ikut nyinyir , karena memiliki Jakarta sebagai ibukota negara.
Jadi mohon dimaklumi.
Key Performance Indicator ( KPI) jabatan Gubernur DKI yg umum adalah Pelayanan publik, penanggulangan banjir, penanggulangan kemacetan, Pembangunan sarana prasarana publik, dan tambahan yang bersifat force mayeur adalah penanggulangan pendemi covid 19.
Jangan lupa semua kinerja yang dilakukan pejabat publik tetap harus lolos dari standard 'kebersihan ' KPK.
Rakyat Jakarta sebagai Customer yang harus dilayani Gubernurnya berhak melakukan evaluasi dan penilaian.
Berapa% janji janji dan KPI Gubernur DKI sudah tercapai?
Peristiwa pendemi covid 19 merupakan batu ujian yang berat bagi semua pemimpin daerah. Tapi saat yang tepat untuk masing masing Pimpinan daerah membuktikan apakah mereka memang layak di pilih lagi atau layak menjad salah satu alternatif calon presiden 2024 atau malah masuk kotak.
Hampir 4 tahun berlalu......
masih ada sisa waktu 2 tahun.
Akankah sisa waktu ini bisa dimanfaatkan sebaik baiknya oleh Anies ?
Mari kita lihat saja....
Sumber : Status Facebook Eddy Sinang Trenggono
Friday, September 25, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: