Tidak Ada Makan Siang Gratis (KPAI VS Djarum)

ilustrasi

Oleh : Aru Martino

Se-sosial2nya kegiatan kemanusiaan, saya percaya tdk ada 1 pihak pun yg benar-benar tdk mengambil keuntungan dr kegiatan sosialnya utk sebuah lembaga sosial maupun company.

Termasuk Djarum Foundation!

Jadi klo KPAI menganggap bahwa Djarum telah melanggar regulasi yg sdh ditetapkan UU, maka menurut saya kesalahan tsb tdk bs sepenuhnya ditimpakan padanya, apalagi dg memberikan label negatif menggunakan istilah eksploitasi anak.

https://m.detik.com/…/kpai-pb-djarum-bukan-berhadapan-denga…

Mungkin sebagian kecil kesalahan bs ditimpakan pada pihak Djarum, tetapi kita jg hrs bs melihat kalo dari sisi undang2 & pelaksanaanya juga turut memberikan kontribusi besar atas terjadinya kesalahan tsb.

Klo mmg pihak Djarum tdk diperkenankan menampilkan logo maupun gambar rokok, mengapa tdk diperjelas saja dalam UU yg dibuat kalo soal sponsor yg berkaitan dg kegiatan anak2 di larang yg berasal dr perusahaan yg dianggap memiliki bisnis yg tdk cocok utk menjadi sponsor kegiatan anak2?...

Tapi kenyataannya mengapa justru selama ini dibiarkan berjalan selama bertahun-tahun?...

Lagipula KPAI tdk bs menuntut sponsor mengeluarkan dana dg melarang sponsor tsb menampilkan logo maupun gambar usaha yg dianggap berpotensi merusak masa depan anak?..

Semua orang didunia jg tau kalo yg namanya sponsor pasti punya hak utk mempromosikan usahanya dg cara menampilkan logo maupun gambar produknya.

Jadi menurut saya salah besar kalo pihak Djarum lah yg dianggap paling bersalah dalam hal ini.

Kalo mau cari salah benarnya, maka menurut saya UU yg dibuat dan pelaksanaannya lah yg perlu di koreksi.

Jadi sekali lagi saya melihat kasus ini hanya akal2annya KPAI saja

Motifnya apa?

Ya hanya KPAI yang tau

Tapi kalo kita baca berita pd link dibawah ini:

https://www.kompasiana.com/…/donatur-asing-dalam-kpai-lente…

Jelas sudah baunya bahwa kejadian ini pemicunya adalah persaingan bisnis!

Sampai disini ngerti ora son?

Sumber : Status Facebook Aru Martino

Tuesday, September 10, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: