Teroris dan HAM

ilustrasi

Oleh : Saud Hasiholan Napitupulu

Anda sebenarnya sedang melindungi faham anda dan teroris, atau sedang mendukung Polisi dari pembuat teror diIndonesia?.

Negara (sebagai wakil Tuhan) hukumnya halal menembak mati siapapun yang ingin membuat teror seperti kerusakan, kekacauan, peperangan dan pembunuhan didalam negara. Apalagi sampai mengancam jiwa atau nyawa orang yang tidak bersalah dan tidak berdosa (tidak berbuat jahat).

Karena TNI dan Polisi mereka bertugas untuk mengamankan dan memberi rasa damai didalam negara dalam segala bentuk kejahatan, kekerasaan, penganiayaan, dan pembunuhan apapun bentuknya.

Apabila sudah membahayakan negara (seperti membahayakan jiwa atau nyawa dari TNI atau Polisi itu sendiri).

Bila melawan negara artinya hukuman mati adalah suatu tindakan tegas yang diperbolehkan, sekalipun tidak tertulis dalam peraturan maupun undang-undang.

Menurut anda tindakan apa yang harus anda lakukan jika seseorang menyerang anda dan ingin membunuh anda dengan senjata tajam?.

Bukankah anda pastinya akan berusaha membela diri anda sendiri, atau setidaknya pastinya anda melawan bukan?.

Nah..kok, polisi ditanya lagi??? 
Mereka sudah lebih tahu dari pada anda sendiri.

Coba sekiranya barang-barang dirumah anda habis dirampok maling. Tindakan apa yang akan anda ambil???

Saya yakin pastinya anda akan melapor ke Polisi bukan???.
Berbicara tentang HAM, kemana HAM itu???

HAM itu melindungi orang yang tidak bersalah dan tidak berdosa, bukan melindungi orang-orang yang bersalah dan berbuat jahat.

Apakah menembaki polisi atau ngebom gereja adalah perbuatan yang benar, baik secara hukum agama maupun hukum negara???

Ahli hukum adalah seorang yang paham dan mengerti tentang Hukum. Bukan ahli atau membela orang yang seharusnya dihukum!.

Sumber : Saud Hasiholan Napitupulu

Wednesday, April 7, 2021 - 14:45
Kategori Rubrik: