Teroris Dan Agama Islam

ilustrasi

Oleh : Eiwei Younora

Agama Islam telah terpecah belah sejak dahulu kala.

Mengenai bom bunuh diri yang dilakukan oleh terrorist, sebagian Muslim menyatakan bahwa itu bukan Islam.

Bukan kah terrorist tersebut salah satu penganut agama Islam dan melakukan bom bunuh diri berdasarkan kepercayaan nya dengan jihad dan percaya akan masuk surga karena telah melakukan jihad?

Kalau mereka mengatakan bahwa bom bunuh diri itu bukan di lakukan oleh penganut agama Islam, yang selalu berteriak takbir “Allahuakbar” lalu siapakah mereka itu? Ajaran apa yang mereka anut?

Lalu ada lagi yang mengatakan bahwa terrorist itu adalah orangnya, bukan agamanya. You see, oleh karena itu menurut saya, jangan lah menilai seseorang itu dari apa agamanya.

Alangkah baiknya menilai seseorang tersebut dari sesosok individual tanpa latar belakang agamanya.

Kejadian bom bunuh diri, sangat nyata bahwa Islam sangat besar pengaruhnya. Apapun alasannya, sebagian umat Islam ini percaya bahwa melakukan jihad akan membawanya ke surga.

Jadi bom bunuh diri itu dilakukan oleh sebagian umat yg beragama Islam.

Kesimpulan: Bahwa tidak semua Muslim itu baik dan tidak semua non Muslim itu baik. Oleh karena itu, jangan menilai seseorang dari agamanya.

Saya tidak akan pernah mendukung siapapun pelaku bom bunuh diri, pembunuhan ataupun peperangan yang selalu terjadi saat ini. Alangkah indah perbedaan konflik di atasi secara damai dengan otak yang jernih. Tetapi hal seperti ini nampak nya tidak akan terjadi kerena banyak manusia yang haus kekuasaan dan mengatas namakan agama untuk meraih kekuasaan tersebut.

Ketika ada seorang pemimpin yg jujur dan punya integritas, mereka tidak memilih nya sebagai pemimpin karena dia non Muslim. Tapi ketika ada seorang pemimpin yg beragama Islam, mereka pun tidak mau memilihnya bahkan membencinya. Jadi maunya mereka ini apa?

Ketika bom bunuh diri terjadi, mereka menyatakan itu bukan perbuatan orang Islam.

Saya mengkaitkan masalah ini karena mereka selalu menilai seseorang dari agamanya. Seandainya kita menilai seseorang sebagai individual, maka tidak akan terjadi konflik dalam perbedaan agama.

Ini kesimpulan saya. Silahkan diskusi kalau ada pendapat lain.

Sumber : Status Facebook Eiwie Younora

Tuesday, May 28, 2019 - 11:30
Kategori Rubrik: