Terima Kasih pak Mahfud MD

ALHAMDULILLAH. Malam hari saya nguping di radio dan mendengar pernyataan yang menyejukkan dan tegas dari Menkopulhukam Mahfud MD. Dada saya berdebar saat mendengar pemaparannya.

Awalnya saya khawatir pemerintah akan menyerah pada tuntutan pendemo, menunda atau membatalkan UU Omnibus Law atau ungkapan lain yang mengisyaratkan pemerintah Jokowi kalah.

Saya pun sempat membatin, jajaran polisi diguyur anggaran Rp.100 triliun per tahun. Korps TNI Rp.130 triliun, masing masing punya ratusan ribu personil dengan fasilitas yang makin lengkap. Tiap angkatan punya pasukan khusus dan elite yang sangat terlatih. Tapi tak berdaya menghadapi gerombolan jalanan perusak di ibukota? Dada saya rasanya meluap! Emosi.

Pak Mahfud memaparkan kata pengantar yang terasa panjang. Lalu menyampaikan tujuh butir pernyataan yang pada intinya: Pertama, UU Omnibus Law berujung baik. Kedua, pemerintah menghormati kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi. Ketiga, menyayangkan aksi-aksi anarkis yang dilakukan oleh massa dan tindakan kriminil yang tidak dapat ditolerir. Keempat, tindakan merusak fasilitas umum dan serangan fisik terhadap aparat adala tindakan yang tidak sensitif atas kondisi yang dialami oleh rakyat yang sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19 dan juga kondisi ekonomi yang sedang sulit.

Maka sampailah kemudian pada inti yang saya tunggu dan melegakan :

Ke lima. “Untuk itu, demi ketertiban dan keamanan maka pemerintah akan bersikap tegas atas aksi-aksi anarkis yang justru bertujuan untuk menciptakan kondisi rusuh dan ketakutan di dalam masyarakat”.

Keenam. Kepada pihak yang tidak puas diminta uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

Ke tujuh. “Sekali lagi Pemerintah akan bersikap tegas dan melakukan proses hukum terhadap semua pelaku dan aktor yang menunggangi atas aksi-aksi anarkis yang sudah berbentuk tindakan kriminal”.

BRAVO
Sipil bernyali jendral !!
Ini baru pemerintah !
Jelas ! Tegas!

Jangan biarkan anarkisme sekecil kecilnya pun. Para pelaku harus membayar mahal atas segala kerusakan yang diakibatkannya.

Pak Mahdud MD, setelah 2024, Anda layak menggantikan Ir. Joko Widodo di Istana Negara !! ***

Sumber : Status Facebook Supriyanto Martosuwito

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *