Tere Liye, Sisi Lain yang Kelam

ilustrasi

Oleh : Agoes Ibrahim
 

Kemarin saya baca tulisan Birgaldo Sinaga tentang jahatnya Tere Liye memelintir informasi tentang ratusan bus TransJ ex China yang teronggok jadi besi tua.

Dalam tulisan ini, saya tak hendak membahas pelintiran jahatnya terhadap Jokowi dan Ahok tapi saya ingin menunjukkan sisi lain dari si Tere yang mungkin belum diketahui para pembaca.

Suatu hari di bulan Oktober tahun 2017, dalam acara di UIN Palembang, Tere ditanya pembawa acara tentang plagiat. Apa jawabnya ? BIASA SAJA..... Jawaban ini mencengangkan saya karena mencuri tulisan orang lain dianggap biasa saja oleh Tere Liye yang notabene seorang novelis top di Indonesia.
Eh, akhirnya terbongkar, ternyata dia seorang plagiat !
Novelnya yang berjudul "Ayahku (bukan) pembohong" isinya kurleb 90% sama persis dengan novel "Big Fish" karya Daniel Wallace.
Mencuri karya orang lain ? Biasa saja, kata Tere Liye..

Beberapa waktu yang lalu dia marah-marah, ga terima karena quote nya dipakai untuk selfie anak pacaran..
Dengan sok suci dia bilang, "kalian yang maksiat, Tere Liye yang dapat dosanya."
Eh... ternyata Tere Liye sendiri malah duluan bikin dosa.
Anda pernah membaca novelnya yang berjudul "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin.." ?
Dia nyontek quote terkenal dari Zutoichi :"The falling leaves doesn't hate the wind."

Geli kan baca tingkah polahnya...

 

Belum lagi dia pernah menyerang orang komunis, pemikir sosialis, aktivis HAM dan pendukung liberal yang menurut dia tak pernah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia... hehe...

Menurut dia, yang berjuang hanya ulama-ulama besar dan juga tokoh agama lain, orang-orang religius, beragama.
Apakah dia tak pernah tahu Sutan Syahrir, orang besar republik ini, pahlawan nasional adalah seorang pemikir sosialis ?
Apakah dia tak pernah tahu Tan Malaka, salah seorang bapak pendiri republik ini , penganut paham sosialis komunisme ?
Apakah dia tak pernah tahu pejuang kemerdekaan bernama Alimin adalah tokoh komunis Indonesia yang diberi gelar pahlawan nasional ?

Ketahuan kan betapa piciknya pikiran Tere Liye..

Jadi waktu Birgaldo Sinaga mengungkap pelintiran jahat Tere Liye, saya ga heran-heran amat...
Bagi saya, sejak lama Tere Liye sudah cacat moral. Tak berintegritas !

Sumber : Status Facebook Agoes Ibrahim

Thursday, October 29, 2020 - 10:30
Kategori Rubrik: