Tentang Sis Grace

ilustrasi

Oleh : Sulfas Erts Anto

Pak Jokowi dan Ahok merupakan idola banyak orang. Pertama kalinya aku nyoblos adalah di tahun 2014. Kenapa? Mereka berdua memberi paradigma berpikir baru bagiku. Sebelumnya aku hampir tidak punya kepercayaan terhadap politik. Siapapun yang terpilih sama saja, begitu pola pikirku dulu. Mereka kemudian hadir dan menunjukkan bahwa politik bisa membawa kebaikan bagi begitu banyak orang. Mereka kemudian juga menjadi katalisator utama bagiku untuk terjun ke politik praktis.

Selain mereka berdua kini saya memiliki idola baru. Sis ketum atau Sis Grace, begitu semua orang di PSI memanggilnya.

Jujur, saat di awal-awal saya bergabung dengan PSI saya lebih sering di kantor DPW PSI DKI Jakarta, sehingga saya tidak pernah berinteraksi dengan Sis Grace. Sekalipun ketika ada kesempatan hadir di acara yang sama sis Grace saya tidak pernah berbicara langsung. Hahaha. Siapa gw, sok kenal sok dekat dengan seorang ketua umum partai politik? Hahaha.

Interaksi baru mulai terjalin ketika kita sama-sama menjadi caleg di dapil yang sama. Sis Grace caleg DPR untuk dapil Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Saya caleg DPRD kecamatan Pademangan, Penjaringan, Tanjung Priok. Saya diinvite satu group WA dengan Sis Grace untuk koordinasi.

Satu hari saya harus pulang ke Pontianak dalam rangka 100 harinya Mama berpulang. Sampai di Pontianak saya menerima telepon dari Sis Viani, "Bro Andy, di mana loe?" | "Baru sampai Pontianak Sis."| "Gabung sama kita yukz. Kita lagi perjalanan dari Singkawang ke Pontianak sama Sis Grace.

Tar nyusul yah kita makan siang bareng". | "Okay, Sis. Nanti saya susul".| Singkat cerita akhirnya saya nyusul rombongan mereka ke sebuah warung kopi. Ternyata Sis Grace baru saja menghadiri acara di Singkawang hari sebelumnya. Baru dalam pertemuan itulah saya berkenalan secara resmi dengan Sis Grace. 

Nb. Sis Viani yang telepon ini saingan saya 1 dapil. Sama-sama caleg DPRD dari PSI. Tapi dia bisa telepon dan ajak saya untuk gabung di acara bersama Sis Grace. Unik bukan? Yah itulah kita. 

Sumber : Status Facebook Sulfas Erts Anto

Saturday, February 9, 2019 - 11:45
Kategori Rubrik: