Tentang Sepeda (Lagi)

ilustrasi

Oleh : Bintang Prabowo

Prediksi saya, orang-orang yang latah beli sepeda belakangan ini akan berakhir dengan menganggurkan sepedanya hingga berdebu di pojokan rumah beberapa bulan atau tahun lagi..

kita sudah sering melihat trend dan hype silih berganti.. tamiya, louhan, batu bacan, gelombang cinta, kopi dalgona, oreo supreme..
hal-hal itu bukan yang pertama, sehingga hype bersepeda juga pasti bukan yang terakhir di Indonesia..

ciri-ciri para penikmat sesaat trend sepeda mahal adalah di lebaynya..

ketika bersepeda, yang dibahas dalam obrolannya bukan tentang teknik mengatur nafas, manajemen detak jantung, metode carbo-loading menjelang bersepeda jarak jauh, atau bagaimana menghindari cedera..

celoteh yang riuh terdengar adalah pembicaraan seputar apa merknya, berapa harganya, sudah dimodifikasi apa saja, seberapa ringannya, helmnya, outfit bersepedanya, ntar gowes bareng mampir soto mana, dan hal-hal lain yang bukan merupakan esensi sepeda sebagai sarana olah raga dan alat transportasi ramah lingkungan..

lho, tapi tidak apa-apa..

wong beli pake duitnya sendiri, digowes pake kaki sendiri, walaupun mungkin muncul senengnya kalau dilihat orang, sebagaimana Abraham Maslow sudah jauh hari memprediksinya dalam teori Hierarchy of Needs.. bahwa pada tahap tertentu, pada dasarnya homo sapiens itu butuh pengakuan dari sapiens lainnya..

tapi, apapun alasannya, bersepeda itu bagus kok.. menyehatkan dan mengurangi polusi.. daripada yang sekedar ke indoalfamart pojokan gang beli udud saja harus starter motor..

sepeda yang saya pakai kali ini adalah barang hibah, dari seorang teman yang baru saja lulus studi di NTNU.. gratis..

naik sepeda buat saya bukan untuk gaya-gayaan, tetapi sebagai sarana transportasi yang praktis dan murah meriah..

belakangan ini baru belajar juga teknik building muscle pakai sepeda, untuk olahraga dan menambah massa otot.. mencoba memenuhi request para netijen, supaya saya sedikit lebih semok, bohay, dan berotot..

padahal pada dasarnya saya ini orang yang males.. saking malesnya, kalau ada olimpiade males, dan dipaksa ditarget harus juara, paling cuma ngincer medali perunggu..

soalnya males banget naik tangganya kalau sampai jadi juara satu..

#bikelah

Sumber : Status Facebook Bintang Prabowo

Monday, June 29, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: