Tentang Parpol Pendukung Yang Banyak Korupsinya

ilustrasi

Oleh : Liza Novijanti

Dari obrolan di WAG. Samwan bilang, Partai pendukung Jokowi adalah yang paling banyak korupsinya, terutama Golkar. Dan di jaman Jokowi korupsinya yang paling banyak, terbukti banyak yang tertangkap KPK.

Karena lama tak ada yang menjawab, Kujawablah sampai ndreded.

Yang penting kan Jokowi ndak korupsi.

Golkar memang partai oportunis. Ingat dulu Golkar mendukung Prabowo dan jadi oposisi sebentar. Setelah itu Golkar berkhianat dan bergabung dengan pemerintahan, karena berharap potongan kue kekuasaan dan mendongkrak elektabilitas.

Lalu salahnya Jokowi di mana kalo ada partai korup mau mendukungnya? Apa dia harus menolak? Bukankah Semua Partai anggotanya ada yang korup dan tertangkap KPK?

Yang penting KPK tegas dan Jokowi tidak membela anggota partai yang ditetapkan korupsi. Walaupun dari partai pendukungnya sendiri terutama PDIP. Ingat FH dari PKS, membela mati2an mantan Presiden PKS yang ditangkap KPK. Dan statement Prabs yang bilang" kalau korupsi sedikit ndak papa. Satu lagi FZ dari Gerindra bilang korupsi adalah oli pembangunan. Bagaimana kita berharap korupsi akan diberantas kalau mereka menang?

Di jaman Jokowi, KPK diperkuat, diberi kebebasan untuk memeriksa rekening bank, diberi alat penyadap yang canggih hingga banyak yang tertangkap. Dan Jokowi berani menolak RUU yang berpotensi melemahkan KPK yang dirancang DPR.. Padahal RUU itu disetujui oleh partai pendukungnya sendiri.

Kita perlu Presiden yang berani seperti ini, yang tidak dikendalikan oleh DPR yang korup. Ia berani melawan, walaupun pada partai, dimana ia bernaung.

Kalau banyak korupsi indikatornya karena banyak yang tertangkap ya salah. Yang benar adalah Banyak pelaku koruptor tertangkap di jaman Jokowi itu karena KPKnya diperkuat dan dipercanggih, you know 

Dan kemudian krik, krik, krik.... WAG beralih topik

Sumber : Status Facebook Liza Novijanti

Thursday, March 28, 2019 - 08:15
Kategori Rubrik: