Tentang Orang-Orang Makan Siang

ilustrasi

Oleh : Muda Bentara

Megawati punya ayah, dan nama ayahnya adalah Soekarno. Prabowo punya ayah dan ayahnya bernama Soemitro. Dahulu ayah Mega berteman dengan kakek Prabowo sekaligus ayah Sumitro. Kemudian ayah Prabowo, Sumitro, karena ia pintar, kemudian ia diangkat jadi menteri di kabinet Soekarno, ayahnya Mega. Lalu karena tidak sepakat dengan kebijakan Soekarno, ayah Prabowo kemudian bergabung dan memberontak terhadap kekuasaan ayahnya Mega. Kamudian perlawanan gerakan ayah Prabowo dkk sukses dikalahkan oleh ayah Mega, sehingga ayah Prabowo yang tak mau menyerah mengasingkan diri ke luar negeri, sehingga Prabowo pun ikut hidup berpindah pindah ke luar negeri ikut ayahnya.

Lalu beberapa tahun kemudian, ayah Mega dijatuhkan oleh para mahasiswa dan kemudian digantikan oleh Soeharto. Ketika Soeharto berkuasa, akhirnya ayah Probowo dan Prabowo pulang ke Indonesia, dan kemudian ayah Prabowo kembali diangkat jadi menteri oleh Soeharto. Beberapa tahun kemudian Prabowo sekolah di akademi militer, dan kemudian lulus jadi tentara. Soeharto selaku presiden saat itu punya beberapa orang anak, salah satunya adalah Titik.

Kemudian Titik kawin dengan Prabowo, dan punya satu orang anak. Lalu anak Prabowo dan Titik punya sepupu yang namanya Ari, lalu kemudian Ari menikah dengan anak Heldi Jakfar, yang merupakan mantan istri Soekarno, sekaligus ibu tiri Mega. Jadi mantan saudara tiri Mega menikah dengan keponakan Prabowo, yang juga berarti cucu Soeharto menikah dengan anak mantan istri Soekarno. Beberapa lama kemudian Prabowo berpasangan dengan Mega di tahun 2009, kemudian mereka dikalahkan oleh pasangan Yudhoyono dan Budiono, sedangkan sebelumnya di 2004, Mega dikalahkan oleh Yudhoyono yang berpasangan dengan Kalla.

Yudhoyono adalah mantan kawan satu angkatan Prabowo di akademi militer yang sekaligus juga mantan anak buah Mega. Yudhoyono punya istri yang namanya Ani. Ani ini adalah anak Sarwo, dan ketika Prabowo dan Yudhoyono sekolah militer, Sarwo adalah kepala sekolahnya. Dulunya Sarwo pernah jadi bawahan ayah Mega dan juga bawahan mertua Prabowo, Soeharto. Sarwo adalah panglima penumpasan PKI, sehingga memuluskan jatuhnya ayah Mega selaku presiden dan memudahkan naiknya mertua Prabowo. Sedangkan Kalla selaku wakil Yudhoyono, ayahnya dulu yaitu Haji Kalla adalah pedagang yang mendapatkan hak istimewa dari ayah Mega, sehingga dapat berkembang menjadi pengusaha yang kemudian anaknya mengalahkan Mega. Selain itu, Kalla juga dulu pernah jadi anak buah Mega. Sedangkan Boediono, dia dulu adalah murid dari ayah Prabowo.

Kalla punya seorang anak perempuan, dan mertua anak perempuannya itu adalah sineas kepercayaan mertua Prabowo. Besan Kalla itu dulunya adalah yang jadi sutradara pilem G-30S PKI yang melegenda itu, film yang mendiskreditkan kekuasaan ayah Mega. Beberapa tahun kemudian, Prabowo mencalonkan Anies atas usulan Kalla, lalu Mega mencalonkan Joko Untuk melawan Prabowo. Anis yang dicalonkan Prabowo punya kakek bernama Abdurrahman. Dulu Abdurrahman adalah temannya Soekarno, ayahnya Mega. Abdurrahman juga pernah jadi anak buah ayah Mega selaku menteri muda. Selain itu, kakek Anis ini dulu punya kolega yang namanya Sjafruddin. Sjafruddin ini dulu juga anak buah ayahnya Mega, dan Sjafruddin adalah pimpinan ayah Prabowo ketika melakukan pemberontakan terhadap ayahnya Mega.

Sjafruddin punya anak yang namanya Farid, dan Farid adalah temannya Prabowo. Ketika didukung oleh Prabowo, Anis berpasangan dengan Sandi. Sandi ini punya paman bernama Arif. Pamannya Sandi punya anak, dan anaknya dinikahkan dengan anak Fauzi. Fauzi adalah menantunya Soedjono, dan Fauzi di 2012 dikalahkan oleh calon yang diusung Mega dan Prabowo. Soedjono adalah asisten pribadi dan penasehat spiritual mertua Prabowo, Soeharto. Dan Soedjono juga yang mendukung mertua Prabowo untuk mengakhiri kekuasaan ayahnya Mega sebagai presiden.

Beberapa waktu lalu Prabowo dikalahkan di MK oleh tim Joko. Joko adalah orang yang diorbitkan oleh Mega dan Prabowo, yang kemudian mengalahkan Prabowo. Di MK tim Joko dipimpin oleh Yusril. Yusril ini dulunya adalah penulis pidato mertua Prabowo dan juga pernah jadi anak buah Mega. Ayah Yusril di Belitung punya kolega seorang kepala polisi yang punya beberapa orang anak, dan salah satu anaknya itu bernama Surya. Surya dulu satu partai dengan Prabowo dan kemudian ikut jejak Prabowo bikin partai.

Dan tadi, Mega, Prabowo, Surya, dan Anis makan siang.

Udah, itu aja dulu.

Sumber : Status Facebook Muda Bentara

Friday, July 26, 2019 - 10:45
Kategori Rubrik: